Menyebut tempat wisata kuliner Kota Semarang, pastilah Toko Ice cream Oen yang berada di jalan Pemuda menjadi restoran paling awal disebutkan. Toko yang sudah bertahan tiga generasi itu, dengan khas menyajikan menu-menu andalannya yang bahan maupun rasa terjaga secara turun temurun dan diyakini rasanya tidak pernah berubah dari dulu.
Toko Oen Semarang berdiri sejak tahun 1933, saat ini pemiliknya Yenni Kalalo merupakan generasi ketiga dari toko tersebut. Konsep restoran satu ini pun khas, dengan bangunan kunonya. Kalaupun ada penyegaran pada interiornya saja.
Toko Oen bagaikan ikon Semarang, setiap wisatawan khususnya dari Belanda yang berkunjung ke Semarang selalu mampir sejenak ke toko ini.
Saat ini Toko Oen bukan lagi identik dengan orang tua, saat kami datang dan ingin menikmati makanan di restoran tersebut ada beberapa anak muda datang di restoran yang didirikan oleh Liem Gien Nio, istri dari Oen Tjoen Hok itu.
Kebanyakan anak muda ini datang menikmati berbagai ice cream yang ada di Toko Oen, menurut Antok Liem pengurus Toko Oen ice cream yang paling banyak digemari ice cream Oen Simphony dan Tutty Fruity.
Kedua ice cream ini disajikan dengan bentuk yang sangat unik, untuk Oen Simphony ada permainan warna dalam penyajiannya dari ice cream rasa coklat yang ditaruh paling bawah, ditingkat selanjutnya ada ice cream rasa vanila, serta tidak ketinggalan roti lidah kucing.
Yang lebih menarik lagi ternyata resep pembuatan ice cream ini sama dengan saat Toko Oen berdiri, Antok mengungkapkan resep yang dibuat sejak generasi pertama itu sengaja dipertahankan untuk menjaga rasa ice cream tersebut.
"Dulu pernah diuji coba untuk beberapa bahan pembuat ice cream dikurangi, ternyata rasa yang dihasilkan sangat berbeda. Sehingga sampai saat ini oleh generasi penerus Toko Oen tetap menggunakan resep ice cream yang lama tanpa mengurangi sedikitpun komposisi bahan pembuatnya," ungkap Antok.
Resep ice cream yang telah bertahan puluhan tahun itu ternyata memang sangat nikmat, ice cream - nya lumer dan lembut dimulut. Untuk rasa dari ice cream itu sendiri sangatlah nikmat, tentunya ice cream Oen Simphony seharga Rp 17.500 itu tidaklah mahal dan sepadan dengan rasa ice cream itu sendiri.
Antok menambahkan menikmati ice cream di Toko Oen sangatlah nikmat kalau diselingi nyemil beberapa roti khas buatan TOKO Oen seperti kaastengel (kue keju kering) dan kattetonge (kue lidah kucing). (Wisanggeni/CN13)
Sumber : suaramerdeka.com
Lihat juga:
Dim Sum
Kamis, 02 Desember 2010
Rabu, 01 Desember 2010
Toar Christopher pemilik Poke Sushi
Bekerja sebagai seorang waiter, helper, hingga asisten chef pernah dilakoni oleh pria yang kini menjadi Sushi chef sekaligus pemilik sebuah resto sushi ini. Siapa sangka belajar memasak dari sang oma dan rasa ingin tahu yang besar justru merupakan modal terbesarnya menjadi sukses!
Bernama lengkap Toar Christopher atau yang akrab disapa Itoph, sushi chef dan salah satu pemilik Poké Sushi ini mengaku tak pernah menyangka akan menjadi seorang chef apalagi seorang sushi chef. Cita-citanya semasa SMA adalah menjadi seorang arsitek untuk mengikuti jejak sang ibu. Bahkan ia pun sempat mengecap pendidikan arsitek di Universitas Parahiangan, Bandung.
"Saya dulu bandel sekali, sehingga baru beberapa semester saya pun drop out akibat sering tidak masuk kuliah," ujarnya sambil terkekeh geli mengenang masa lalu. Hampir putus asa akhirnya sang ibu memutuskan untuk mengirimnya ke USA dan mengambil jurusan IT. Hijrah ke USA justru menjadi titik balik dari kehidupan Itop yang tak pernah bisa diduganya.
Pengalaman pertama bekerja part time dilakoninya di sebuah restoran bernama 'Little Tokyo'. Menjadi seorang waiter hingga kesulitan berkomunikasi dengan bahasa Inggris juga pernah dialami oleh Itop. Akhirnya saat terjadi krisis moneter di Indonesia pada tahun 1998 memaksanya bekerja total untuk membiayai kuliah.
Setelah menjalani training di Tennesee, USA selama 3 bulan akhirnya bapak dari seorang putri berusia 12 tahun ini ditempatkan di sebuah restoran Cina. Disinilah ia mulai mendapatkan ketrampilan dasar untuk menjadi seorang chef. Mulai dari menjadi seorang waiter, hingga kemudian menjadi seorang 'helper' di dapur. Menguliti ayam, mengangkat barang, hingga berdiri berjam-jam sudah merupakan makanan sehari-hari yang dijalani Itoph dengan tekun dan penuh kesabaran.
Tak sia-sia, ketika perusahaan tempat ia bekerja ingin membuka sebuah restoran Jepang di ia pun mendapatkan tawaran untuk mendalami sushi. Sebulan penuh ia mempelajari dan menghapalkan menu hingga diterima sebagai 'helper' seorang sushi chef. "Belajar menjadi sushi chef tidak mudah karena kita tidak diajarkan secara langsung. Kita harus pandai-pandai berlatih sendiri dan memperhatikan teknik sang chef, sebab sushi chef memang biasanya terkenal pelit berbagi ilmu" terangnya.
Setelah setahun, akhirnya Itop memperoleh kepercayaan dari sang chef untuk membuat maki dan nigiri sushi. Dalam tahap sebelumnya Itoph bahkan menjalani training mengasah pisau, mencuci, menyiapkan sayuran hingga memotong sayuran.
"Yang tersulit dari membuat sushi kita harus bergerak cepat sementara hasilnya tak hanya enak namun harus cantik," ujar Itoph. Cekatan dan kedisiplinan Itoph membuat sang guru terkesan dan merekomendasikan dirinya untuk memperdalam 'speed' membuat sushi pada teman sang guru di Atlanta. Ia pun sempat berguru di Atlanta selama 3 bulan, sebelum akhirnya kembali ditarik di perusahaan tempatnya bekerja dulu.
Perjalanan menjadi seorang corporate sushi chef pun dimulai, ia pun dipercaya memberi pelatihan outlet-outlet sushi perusahaan yang tersebar di seluruh Amerika. Namun tak lama, pekerjaan tersebut membuatnya bosan ia pun melamar bekerja di sebuah resto Jepang 'Ohana'. Pengalaman membuatnya diangkat menjadi sushi chef Ohana dan bekerja disana hampir 2 tahun lamanya.
Setelah pulang ke Indonesia, berkat dorongan dan ajakan teman-teman ia pun berani membuka sebuah restoran sushi bernama Poké Sushi Dharmawangsa yang menjadi cikal bakal tumbuhnya outlet-outlet Poké Sushi lainnya di Jakarta. Restoran berkonsep 'Japanese American Fusion' ini memang memiliki spesialisasi sushi berbentuk roll. Namun jika ditanya soal makanan favoritnya, "Sebenarnya makanan favorit saya bukan Jepang melainkan Bruine Bonen Soep buatan oma saya," ujarnya.
Tak pelit berbagi ilmu, ia pun memberikan resep membuat Caterpillar Unagi Roll bagi pembaca detikfood khususnya mereka pencinta sushi. Sushi ini merupakan salah satu menu favorit pengunjung Poké Sushi yang hmm... oishii desu ne!
Caterpillar Unagi Roll
Untuk 8 potong
Bahan:
80 g Nasi sushi
?? lembar nori ukuran 10x20 cm
10 g tobiko
80 g daging alpukat, iris tipis
10 g kyuri/mentimun hijau, iris tipis
50 g unagi, siap beli
10 ml saus unagi/teriyaki
Taburan:
1 sdt tobiko
Cara membuat:
* Sebarkan nasi sushi secara merata dengan menyisakan 5 mm bagian memanjang nori tanpa nasi. (Sebelumnya, basahi tangan dengan air).
* Balikkan ke atas makisu (gulungan bambu) yang sudah dilapisi plastik sehingga bagian nasi ada di luar. Susun di atas nori; tobiko, unagi dan kyuri.
* Gulung sambil padatkan hingga rapi dan lurus.
* Susun irisan alpukat segar di atasnya, tekan kembali dengan makisu hingga
* salmon melekat.
* Perciki dengan saus unagi/teriyaki dan taburi tobiko
* Potong melintang menjadi 8 bagian. Lapisi plastik, tekan-tekan kembali.
* Susun di atas piring, sajikan segera.
Tips:
* Untuk alpukat, pilih alpukat lokal Sukabumi yang besar dan tua. Ketika dipegang rasanya ‘kekar’, keras tetapi tidak terlalu lembut.
* Agar alpukat tidak kecokelatan warnanya, potong-potong sesaat akan disajikan atau digunakan.
* Unagi dapat dibeli di supermarket yang menjual produk import seperti Ranch Market, Sogo, dll.
* Pilih unagi yang besar, dagingnya lebih enak dan lebih lembut.
* Jika masih tersisa, unagi dapat disimpan di chiller.
"Kalau orang lain bisa, maka saya juga harus bisa," demikian tuturnya saat ditanya tentang motto hidupnya dan kegigihannya dalam menjalani hidup. (dev/Odi)
Sumber : Devita Sari - detikFood
Lihat juga:
Sate
Steak
Bernama lengkap Toar Christopher atau yang akrab disapa Itoph, sushi chef dan salah satu pemilik Poké Sushi ini mengaku tak pernah menyangka akan menjadi seorang chef apalagi seorang sushi chef. Cita-citanya semasa SMA adalah menjadi seorang arsitek untuk mengikuti jejak sang ibu. Bahkan ia pun sempat mengecap pendidikan arsitek di Universitas Parahiangan, Bandung.
"Saya dulu bandel sekali, sehingga baru beberapa semester saya pun drop out akibat sering tidak masuk kuliah," ujarnya sambil terkekeh geli mengenang masa lalu. Hampir putus asa akhirnya sang ibu memutuskan untuk mengirimnya ke USA dan mengambil jurusan IT. Hijrah ke USA justru menjadi titik balik dari kehidupan Itop yang tak pernah bisa diduganya.
Pengalaman pertama bekerja part time dilakoninya di sebuah restoran bernama 'Little Tokyo'. Menjadi seorang waiter hingga kesulitan berkomunikasi dengan bahasa Inggris juga pernah dialami oleh Itop. Akhirnya saat terjadi krisis moneter di Indonesia pada tahun 1998 memaksanya bekerja total untuk membiayai kuliah.
Setelah menjalani training di Tennesee, USA selama 3 bulan akhirnya bapak dari seorang putri berusia 12 tahun ini ditempatkan di sebuah restoran Cina. Disinilah ia mulai mendapatkan ketrampilan dasar untuk menjadi seorang chef. Mulai dari menjadi seorang waiter, hingga kemudian menjadi seorang 'helper' di dapur. Menguliti ayam, mengangkat barang, hingga berdiri berjam-jam sudah merupakan makanan sehari-hari yang dijalani Itoph dengan tekun dan penuh kesabaran.
Tak sia-sia, ketika perusahaan tempat ia bekerja ingin membuka sebuah restoran Jepang di ia pun mendapatkan tawaran untuk mendalami sushi. Sebulan penuh ia mempelajari dan menghapalkan menu hingga diterima sebagai 'helper' seorang sushi chef. "Belajar menjadi sushi chef tidak mudah karena kita tidak diajarkan secara langsung. Kita harus pandai-pandai berlatih sendiri dan memperhatikan teknik sang chef, sebab sushi chef memang biasanya terkenal pelit berbagi ilmu" terangnya.
Setelah setahun, akhirnya Itop memperoleh kepercayaan dari sang chef untuk membuat maki dan nigiri sushi. Dalam tahap sebelumnya Itoph bahkan menjalani training mengasah pisau, mencuci, menyiapkan sayuran hingga memotong sayuran.
"Yang tersulit dari membuat sushi kita harus bergerak cepat sementara hasilnya tak hanya enak namun harus cantik," ujar Itoph. Cekatan dan kedisiplinan Itoph membuat sang guru terkesan dan merekomendasikan dirinya untuk memperdalam 'speed' membuat sushi pada teman sang guru di Atlanta. Ia pun sempat berguru di Atlanta selama 3 bulan, sebelum akhirnya kembali ditarik di perusahaan tempatnya bekerja dulu.
Perjalanan menjadi seorang corporate sushi chef pun dimulai, ia pun dipercaya memberi pelatihan outlet-outlet sushi perusahaan yang tersebar di seluruh Amerika. Namun tak lama, pekerjaan tersebut membuatnya bosan ia pun melamar bekerja di sebuah resto Jepang 'Ohana'. Pengalaman membuatnya diangkat menjadi sushi chef Ohana dan bekerja disana hampir 2 tahun lamanya.
Setelah pulang ke Indonesia, berkat dorongan dan ajakan teman-teman ia pun berani membuka sebuah restoran sushi bernama Poké Sushi Dharmawangsa yang menjadi cikal bakal tumbuhnya outlet-outlet Poké Sushi lainnya di Jakarta. Restoran berkonsep 'Japanese American Fusion' ini memang memiliki spesialisasi sushi berbentuk roll. Namun jika ditanya soal makanan favoritnya, "Sebenarnya makanan favorit saya bukan Jepang melainkan Bruine Bonen Soep buatan oma saya," ujarnya.
Tak pelit berbagi ilmu, ia pun memberikan resep membuat Caterpillar Unagi Roll bagi pembaca detikfood khususnya mereka pencinta sushi. Sushi ini merupakan salah satu menu favorit pengunjung Poké Sushi yang hmm... oishii desu ne!
Caterpillar Unagi Roll
Untuk 8 potong
Bahan:
80 g Nasi sushi
?? lembar nori ukuran 10x20 cm
10 g tobiko
80 g daging alpukat, iris tipis
10 g kyuri/mentimun hijau, iris tipis
50 g unagi, siap beli
10 ml saus unagi/teriyaki
Taburan:
1 sdt tobiko
Cara membuat:
* Sebarkan nasi sushi secara merata dengan menyisakan 5 mm bagian memanjang nori tanpa nasi. (Sebelumnya, basahi tangan dengan air).
* Balikkan ke atas makisu (gulungan bambu) yang sudah dilapisi plastik sehingga bagian nasi ada di luar. Susun di atas nori; tobiko, unagi dan kyuri.
* Gulung sambil padatkan hingga rapi dan lurus.
* Susun irisan alpukat segar di atasnya, tekan kembali dengan makisu hingga
* salmon melekat.
* Perciki dengan saus unagi/teriyaki dan taburi tobiko
* Potong melintang menjadi 8 bagian. Lapisi plastik, tekan-tekan kembali.
* Susun di atas piring, sajikan segera.
Tips:
* Untuk alpukat, pilih alpukat lokal Sukabumi yang besar dan tua. Ketika dipegang rasanya ‘kekar’, keras tetapi tidak terlalu lembut.
* Agar alpukat tidak kecokelatan warnanya, potong-potong sesaat akan disajikan atau digunakan.
* Unagi dapat dibeli di supermarket yang menjual produk import seperti Ranch Market, Sogo, dll.
* Pilih unagi yang besar, dagingnya lebih enak dan lebih lembut.
* Jika masih tersisa, unagi dapat disimpan di chiller.
"Kalau orang lain bisa, maka saya juga harus bisa," demikian tuturnya saat ditanya tentang motto hidupnya dan kegigihannya dalam menjalani hidup. (dev/Odi)
Sumber : Devita Sari - detikFood
Lihat juga:
Sate
Steak
Soto Meatballs
Locations that are similar shop Soto meatballs beef Princess Mi'ad Pemalang this may be relatively far from the northern Gaza Pemalang, but despite being on the roadside-Comal Pemalang alternative, visitors Meatball who stood since 1965 was never empty of visitors.
Located just south of Tugu Jebed Village North, this meatball stall location is about 10 km from downtown Pemalang.
With a simple interior that still does not make the visitor's food stall Kusyati (47) is reduced. With the layout of the elongated chair as his trademark celebration of people, many visitors who come to enjoy meatballs feel like at home.
According Kusyati sertidaknya he needed 18 kilograms of beef a day.
Since 1965
Meatball which since 1965 is familiar with meatballs Miad was originally located in the village Banjaran. But over time, after the death of Mr. Miad, Kusyati move the location from 2000 to the junction of North Jebed a more strategic location.
The smell of beef stew was thick felt when going into the shop because the location gerobag permanently placed in front of the shop. Meatball meatball grinder is here is not like that we often encounter. But still in the form of minced meat. cooked with a simple seasoning, pepper, walnut and garlic.
More like a soup rather than meatballs that we often encounter daily. The flesh is soft also makes these meatballs and communities visited by officials from outside the city. And enough with the seven thousand dollars, you can eat a bowl of meatballs.
Special blend
Miad meatball lovers can just ask for a special concoction, such as requesting additional wuwur tomatoes or crackers. Freshness meatballs with fresh tomato sauce made Rina (26) visitors from Watukumpul often stop to these stalls.
"Fresh ra tomato sauce and make a wish to come back here" he said when met at the shop which is open from 10 am on weekdays it closes at seven in the evening.
Another dish to complement in this shop is closing citrus fruits as food. (Makhjudin Zein/CN13)
Source: suaramerdeka.com
See also:
Dim Sum
Sour Sally
Located just south of Tugu Jebed Village North, this meatball stall location is about 10 km from downtown Pemalang.
With a simple interior that still does not make the visitor's food stall Kusyati (47) is reduced. With the layout of the elongated chair as his trademark celebration of people, many visitors who come to enjoy meatballs feel like at home.
According Kusyati sertidaknya he needed 18 kilograms of beef a day.
Since 1965
Meatball which since 1965 is familiar with meatballs Miad was originally located in the village Banjaran. But over time, after the death of Mr. Miad, Kusyati move the location from 2000 to the junction of North Jebed a more strategic location.
The smell of beef stew was thick felt when going into the shop because the location gerobag permanently placed in front of the shop. Meatball meatball grinder is here is not like that we often encounter. But still in the form of minced meat. cooked with a simple seasoning, pepper, walnut and garlic.
More like a soup rather than meatballs that we often encounter daily. The flesh is soft also makes these meatballs and communities visited by officials from outside the city. And enough with the seven thousand dollars, you can eat a bowl of meatballs.
Special blend
Miad meatball lovers can just ask for a special concoction, such as requesting additional wuwur tomatoes or crackers. Freshness meatballs with fresh tomato sauce made Rina (26) visitors from Watukumpul often stop to these stalls.
"Fresh ra tomato sauce and make a wish to come back here" he said when met at the shop which is open from 10 am on weekdays it closes at seven in the evening.
Another dish to complement in this shop is closing citrus fruits as food. (Makhjudin Zein/CN13)
Source: suaramerdeka.com
See also:
Dim Sum
Sour Sally
Pajak Wine 150%
Pemerintah diminta memberikan kemudahan kepada para eksportir minuman Wine dengan menurunkan pajaknya yang saat ini mencapai 150 persen sehingga mempersulit bagi para eksportir untuk mengimpor minuman tersebut dari luar negeri.
Para eksportir minuman anggur (wine) merasa pajak yang dikenakan pemerintah sangat besar yang membuat mereka kesulitan untuk membawa minuman anggur itu ke dalam negeri karena pajak yang dikenakan pemerintah sangat mahal, kata Wakil Presiden Sommellier Asociation, Alexander H. Effendie, kepada pers di Jakarta, kemarin.
Alexander H. Effendie mengatakan, pajak pemerintah terhadap wine sangat besar kalau dibandingkan di Singapura hanya 70 dolar Singapura per liter, bahkan, di Thailand pajak mengenai pameran minuman asing hanya ditetapkan nol persen.
Hal ini yang menghambat eksportir minuman anggur untuk mengimpor minuman anggur itu ke pasar domestik, ucapnya
Pemerintah, lanjut dia, harus menurunkan pajak minuman anggur itu secara perlahan-lahan tapi pasti sehingga memudahkan eksportir minuman tersebut dapat mengimpor lebih banyak lagi.
'Kami optimis pemerintah akan merubah kebijakannya melihat minat masyarakat membeli minuman itu cukup besar, ' katanya.
Minum anggur, menurut dia, bukan seperti minum air putih sekaligus diminum, namun minumnya dilakukan secara bertahap sedikit demi sedikit karena tubuh akan menjadi hangat dan segar dan memberikan kesehatan erutama bagi orang tua yang sudah lanjut.
Apalagi, potensi pasar di dalam negeri sangat besar kalau melihat jumlah penduduknya yang mencapai 230 juta orang, katanya.
Menurut Alexander, pasar minuman anggur pada tahun ini diperkirakan akan tumbuh sebesar 20 persen lebih tinggi dibanding tahun lalu.(Zaz/At/Kl)
Sumber : berita8.com
Lihat juga:
Hanamasa
Burger King
Para eksportir minuman anggur (wine) merasa pajak yang dikenakan pemerintah sangat besar yang membuat mereka kesulitan untuk membawa minuman anggur itu ke dalam negeri karena pajak yang dikenakan pemerintah sangat mahal, kata Wakil Presiden Sommellier Asociation, Alexander H. Effendie, kepada pers di Jakarta, kemarin.
Alexander H. Effendie mengatakan, pajak pemerintah terhadap wine sangat besar kalau dibandingkan di Singapura hanya 70 dolar Singapura per liter, bahkan, di Thailand pajak mengenai pameran minuman asing hanya ditetapkan nol persen.
Hal ini yang menghambat eksportir minuman anggur untuk mengimpor minuman anggur itu ke pasar domestik, ucapnya
Pemerintah, lanjut dia, harus menurunkan pajak minuman anggur itu secara perlahan-lahan tapi pasti sehingga memudahkan eksportir minuman tersebut dapat mengimpor lebih banyak lagi.
'Kami optimis pemerintah akan merubah kebijakannya melihat minat masyarakat membeli minuman itu cukup besar, ' katanya.
Minum anggur, menurut dia, bukan seperti minum air putih sekaligus diminum, namun minumnya dilakukan secara bertahap sedikit demi sedikit karena tubuh akan menjadi hangat dan segar dan memberikan kesehatan erutama bagi orang tua yang sudah lanjut.
Apalagi, potensi pasar di dalam negeri sangat besar kalau melihat jumlah penduduknya yang mencapai 230 juta orang, katanya.
Menurut Alexander, pasar minuman anggur pada tahun ini diperkirakan akan tumbuh sebesar 20 persen lebih tinggi dibanding tahun lalu.(Zaz/At/Kl)
Sumber : berita8.com
Lihat juga:
Hanamasa
Burger King
Resep Steak dengan Saus Steak Siap Pakai
Anda bisa mencoba resep Steak yang mudah, sederhana, namun rasanya enak dengan menggunakan saus Steak siap pakai.
Bahan:
2 potong daging Steak (±225 gram per potong)
50 ml saus Steak siap pakai
3 sdm margarine/ minyak goreng
1 sdt bubuk merica
1 sdm kecap asin (bila suka)
2 sdm minyak (untuk menumis)
2 siung bawang bombay, cincang
½ butir bawang putih, cincang
1 sdt tepung terigu
½ bah paprika, potong dadu
60 ml kaldu daging
Cara Membuat:
- Lumuri daging Steak dengan saus siap pakai kemudian simpan selama 15-2 jam di dalam chiller sambil sesekali di balik.
- Panaskan grill pan dengan margarin. Panggang daging sambil dibalik-balik sampai tada kematangan yang diinginkan. Angkat.
- Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih sampai layu dan harum. Msukkan tepung terigu sambil diaduk sampai kecokelatan.
- Beri sisa bumbu perendam steak, bubuk merica, kecap asin, paprika dan kaldu daging. Aduk-aduk sampai mendidih dan kental. Angkat.
Sajikan bersama Steak.
*Cara yang sama bisa diterapkan dengan saus teriyaki siap pakai.
Sumber : kosmo.vivanews.com
Lihat juga:
Dim Sum
Bahan:
2 potong daging Steak (±225 gram per potong)
50 ml saus Steak siap pakai
3 sdm margarine/ minyak goreng
1 sdt bubuk merica
1 sdm kecap asin (bila suka)
2 sdm minyak (untuk menumis)
2 siung bawang bombay, cincang
½ butir bawang putih, cincang
1 sdt tepung terigu
½ bah paprika, potong dadu
60 ml kaldu daging
Cara Membuat:
- Lumuri daging Steak dengan saus siap pakai kemudian simpan selama 15-2 jam di dalam chiller sambil sesekali di balik.
- Panaskan grill pan dengan margarin. Panggang daging sambil dibalik-balik sampai tada kematangan yang diinginkan. Angkat.
- Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih sampai layu dan harum. Msukkan tepung terigu sambil diaduk sampai kecokelatan.
- Beri sisa bumbu perendam steak, bubuk merica, kecap asin, paprika dan kaldu daging. Aduk-aduk sampai mendidih dan kental. Angkat.
Sajikan bersama Steak.
*Cara yang sama bisa diterapkan dengan saus teriyaki siap pakai.
Sumber : kosmo.vivanews.com
Lihat juga:
Dim Sum
Selasa, 30 November 2010
Delicacies Halal Wine from Tabak
AMSTERDAM (Reuters CAIRO) - Taner Tabak (35) have attempted to obtain a white Wine kosher certificate for two years, and now he has succeeded. "Kevserhelalwine" passed his test and get halal certification from the Quality Control Halal (Halal Quality Control - HQC).
Search Tabak will wine with alcohol content of 0% done at the request of the Muslims. At a meeting every Friday, they can not drink with colleagues and friends and a "Wine kosher" can be a solution for the problem.
Tabak study the process of making alcohol-free wine. Through a new technical process, which made him get a patent, Tabak, in cooperation with a German company, managed to make alcohol-free wine. Tabak said it had no drinks alcohol-free wine is said, but they do not pass the test HQC kosher because it still contains some alcohol.
HQC has a lot of requirements before they give a certificate to a product. An additional request to obtain such a certificate is hygienic regulations. They work under the consultation with the HQC. Tabak said, "Wine is not made kosher with it!"
Tabak target group not only Muslims, but more broadly. "What I was also targeted pregnant women, those who are affected by diabetes, they who have to drive after attending a party and therefore can not drink alcohol and so on."
Among the collection Tabak is red wine, white, and roses, too heavy wine. He was convinced of his delicacy of taste wine and recently challenged a Nicolaas Klei Wine expert to come and taste the wine.
Kevser name refers to a letter in the Qur'an, clearly Tabak. The letter speaks of kosher wine.
Tabak was not worried about the sale of wine - his. Countries like Malaysia, Azerbaijan, Dubai, and even Saudi Arabia have shown interest, Tabak said with enthusiasm.
Tabak Kevserhelalwine sells through his company, Talay Wine Company, with an average price of 6-7 euros (IDR 90000-100000).
"We've changed the haram into halal. Wine that tastes like wine but it is completely free of alcohol, and we produce it," says Tabak.
Tabak-made kosher wines are not the only alcoholic beverages that contain no alcohol. Last year, in France produced Chamalal, champagne kosher. Like champagne in general, this drink is also made from wine and bubbly, but alcohol-free.
Launched in September, just before the holy month of Ramadan in 2008, proved successful Chamala accepted in the country of origin of champagne. No single event will ever complete without his presence.
Champagne bubble kosher version is sold at a price about 60 euros (Rp 900,000) per bottle in some restaurants, but much cheaper if bought at the supermarket.
Inventors Chamalal, Rachid Gacem, said he saw a gap in the market for alcoholic beverages.
"When I came to the party and everyone drank alcohol, such as champagne, they often ask if I want to drink one glass. But we (Muslims) do not drink alcohol. Because I want to be part of the party, I want to drink something like champagne, but not the champagne. "
Responding to these drinks, not all Muslims necessarily agree. Some of the Muslims even questioned the dubious content Cham'alal content. As the comments in an online news site that writes about the launch Cham'alal, one of which reads, "Does it truly Wine carbonated beverage?". (Rin / Iie / ITN / fw / RPK / at) Cited by www.suaramedia.com
Source: suaramedia.com
See also:
Sate
Soto
Search Tabak will wine with alcohol content of 0% done at the request of the Muslims. At a meeting every Friday, they can not drink with colleagues and friends and a "Wine kosher" can be a solution for the problem.
Tabak study the process of making alcohol-free wine. Through a new technical process, which made him get a patent, Tabak, in cooperation with a German company, managed to make alcohol-free wine. Tabak said it had no drinks alcohol-free wine is said, but they do not pass the test HQC kosher because it still contains some alcohol.
HQC has a lot of requirements before they give a certificate to a product. An additional request to obtain such a certificate is hygienic regulations. They work under the consultation with the HQC. Tabak said, "Wine is not made kosher with it!"
Tabak target group not only Muslims, but more broadly. "What I was also targeted pregnant women, those who are affected by diabetes, they who have to drive after attending a party and therefore can not drink alcohol and so on."
Among the collection Tabak is red wine, white, and roses, too heavy wine. He was convinced of his delicacy of taste wine and recently challenged a Nicolaas Klei Wine expert to come and taste the wine.
Kevser name refers to a letter in the Qur'an, clearly Tabak. The letter speaks of kosher wine.
Tabak was not worried about the sale of wine - his. Countries like Malaysia, Azerbaijan, Dubai, and even Saudi Arabia have shown interest, Tabak said with enthusiasm.
Tabak Kevserhelalwine sells through his company, Talay Wine Company, with an average price of 6-7 euros (IDR 90000-100000).
"We've changed the haram into halal. Wine that tastes like wine but it is completely free of alcohol, and we produce it," says Tabak.
Tabak-made kosher wines are not the only alcoholic beverages that contain no alcohol. Last year, in France produced Chamalal, champagne kosher. Like champagne in general, this drink is also made from wine and bubbly, but alcohol-free.
Launched in September, just before the holy month of Ramadan in 2008, proved successful Chamala accepted in the country of origin of champagne. No single event will ever complete without his presence.
Champagne bubble kosher version is sold at a price about 60 euros (Rp 900,000) per bottle in some restaurants, but much cheaper if bought at the supermarket.
Inventors Chamalal, Rachid Gacem, said he saw a gap in the market for alcoholic beverages.
"When I came to the party and everyone drank alcohol, such as champagne, they often ask if I want to drink one glass. But we (Muslims) do not drink alcohol. Because I want to be part of the party, I want to drink something like champagne, but not the champagne. "
Responding to these drinks, not all Muslims necessarily agree. Some of the Muslims even questioned the dubious content Cham'alal content. As the comments in an online news site that writes about the launch Cham'alal, one of which reads, "Does it truly Wine carbonated beverage?". (Rin / Iie / ITN / fw / RPK / at) Cited by www.suaramedia.com
Source: suaramedia.com
See also:
Sate
Soto
Burger King di Jepang
Burger King Jepang membawa pulang pemanasan global musim panas ini ... rumah untuk makan malam! Panas pada tumit dari Whopper Marah sangat sukses, raksasa makanan cepat saji diatur untuk meluncurkan burger yang membuat AW tampak sebagai cute Hello Kitty. Ini disebut "Crazy Whopper", dan siapa saja cukup gila untuk mencobanya dapat melakukannya dimulai pada Jumat, Juli 23 2010.
Apa yang begitu gila tentang Whopper Crazy? Para paprika adalah titik. The Whopper Marah mendapatkan panas dari cabai paprika hijau jalapeno yang nilai sekitar 5.000 pada skala Scoville. Kedengarannya cukup tinggi tapi begitu's skala: Capsaicin murni skor 15-16000000.
Habanero paprika rate sampai 500.000 dan topping daftar paprika dibudidayakan adalah India Bhut Jolokia, Ghost Chili ditakuti. The Guinness World Records orang bersertifikat Bhut Jolokia sebagai lada dunia terpanas di tahun 2007, peringkat beberapa kultivar di 1.000.000 unit Scoville membakar! Sekarang yang panas ... kentang goreng dengan itu?
Tidak ada yang menganggap Burger King Jepang akan layering irisan paprika Roh Cabe ke whoppers mereka datang tanggal 23 Juli. Sebaliknya, kemungkinan bahwa beberapa jumlah tidak tertentu Bhut Jolokia ekstrak akan dituangkan ke dalam saus yang, sementara pasti pedas, tidak akan mengirimkan pengunjung ke kejang-kejang atau menyebabkan mereka secara spontan membakar.
Semua BK-J akan mengatakan untuk saat ini adalah bahwa Whopper Crazy akan 30 kali spicier dari Whopper Marah. Dapatkan 570 Anda yen (sekitar $ 6,35) yang siap dan membawa BANYAK air. (Melalui Jepang Hari ini, JPABC.net dan Cafe Chokoball)
Sumber: Steve Levenstein-inventorspot.com
Lihat Juga:
Dim Sum
Sushi
Apa yang begitu gila tentang Whopper Crazy? Para paprika adalah titik. The Whopper Marah mendapatkan panas dari cabai paprika hijau jalapeno yang nilai sekitar 5.000 pada skala Scoville. Kedengarannya cukup tinggi tapi begitu's skala: Capsaicin murni skor 15-16000000.
Habanero paprika rate sampai 500.000 dan topping daftar paprika dibudidayakan adalah India Bhut Jolokia, Ghost Chili ditakuti. The Guinness World Records orang bersertifikat Bhut Jolokia sebagai lada dunia terpanas di tahun 2007, peringkat beberapa kultivar di 1.000.000 unit Scoville membakar! Sekarang yang panas ... kentang goreng dengan itu?
Tidak ada yang menganggap Burger King Jepang akan layering irisan paprika Roh Cabe ke whoppers mereka datang tanggal 23 Juli. Sebaliknya, kemungkinan bahwa beberapa jumlah tidak tertentu Bhut Jolokia ekstrak akan dituangkan ke dalam saus yang, sementara pasti pedas, tidak akan mengirimkan pengunjung ke kejang-kejang atau menyebabkan mereka secara spontan membakar.
Semua BK-J akan mengatakan untuk saat ini adalah bahwa Whopper Crazy akan 30 kali spicier dari Whopper Marah. Dapatkan 570 Anda yen (sekitar $ 6,35) yang siap dan membawa BANYAK air. (Melalui Jepang Hari ini, JPABC.net dan Cafe Chokoball)
Sumber: Steve Levenstein-inventorspot.com
Lihat Juga:
Dim Sum
Sushi
Rujak Ice cream from Yogya
In my hometown, Yogyakarta, this one is easy meals found, Rujak Ice cream. Typical menu of warm concoction is actually simple. A plate of salad containing a variety of fruits such as mango, bengkoang, papaya, and cucumber. Then, on top of the ice cream place. Do not imagine ice cream - soft ice cream its Walls or Campina. Ice cream on top of this salad ice class computers. But, it feels solid. Tasty and fresh.
Sugar sweet and spicy flavor of the salad, mixed with the sweet taste of milk ice cream, plus the sour taste of young mango and other fruits. It really is a unique blend. Especially enjoyed during hot weather. Hmm .. addictive!
In Yogyakarta, Rujak ice cream is usually sold with a wheelbarrow and easily found in places near the school complex, offices or housing.
Among the many vendors of this salad, there is one seller who became my subscription. It's on the New Road Ground Pogung km 4. If from the south (from the roundabout UGM), the last aisle before the gas station Kaliurang Km.4 Road, go about 500 yards.
Although only a simple shop, but quite comfortable. For, provided a shady bamboo hut with short tables. Rujaknya also recently made after an order.
In addition, buyers can determine their own levels of kepedasannya. Want to pepper one, three, ten, the free course. The price is really cheap too. Enough with the Rp 2,500 per share, a plate of salad ice cream ready to be enjoyed.
Stall is somewhat in demand. At certain hours, such as lunch hours or at 16:00 pm, the buyer must also be willing to queue. I believe ice cream salad can be an alternative food choices to try (Mmm. .. unfortunately can not serve as a souvenir!)
Source: Marcella Chandra Wijaya - Kompas
See also:
Sour Sally
Hanamasa
Sugar sweet and spicy flavor of the salad, mixed with the sweet taste of milk ice cream, plus the sour taste of young mango and other fruits. It really is a unique blend. Especially enjoyed during hot weather. Hmm .. addictive!
In Yogyakarta, Rujak ice cream is usually sold with a wheelbarrow and easily found in places near the school complex, offices or housing.
Among the many vendors of this salad, there is one seller who became my subscription. It's on the New Road Ground Pogung km 4. If from the south (from the roundabout UGM), the last aisle before the gas station Kaliurang Km.4 Road, go about 500 yards.
Although only a simple shop, but quite comfortable. For, provided a shady bamboo hut with short tables. Rujaknya also recently made after an order.
In addition, buyers can determine their own levels of kepedasannya. Want to pepper one, three, ten, the free course. The price is really cheap too. Enough with the Rp 2,500 per share, a plate of salad ice cream ready to be enjoyed.
Stall is somewhat in demand. At certain hours, such as lunch hours or at 16:00 pm, the buyer must also be willing to queue. I believe ice cream salad can be an alternative food choices to try (Mmm. .. unfortunately can not serve as a souvenir!)
Source: Marcella Chandra Wijaya - Kompas
See also:
Sour Sally
Hanamasa
Senin, 29 November 2010
Let's Eat at Abuba
Almost two years I have not tasted this favorite Steak. Finally last week, I set off to re-tasting menu is a favorite one, it seems waow ...... remain unchanged even though I've become regular customers for 13 years ....! It was still fantastic ..... especially with mixed vegetables and French fries. Do not ask deh .... I can eat their own selfish!. hmmmhhh ........
As usual I ordered Sirloin Steak favorites menu, while my husband ordered the Tenderloin Steak.
I recall the last time eating at Abuba it has been very long time, about a year ago, so when the food arrived, we immediately ate it, and taste the steak is still the same as a distinguished past, even more delicious in my opinion. Mak Nyuss once felt, like word Bondan Winarno.
Cooked meat is cooked and served with a very complete combustion. Due to loyal customers, do not have to ask what kind burned. It was well ...... indeed very soft at all. Seasoning sauce and pour over the steaks are also very fit on the tongue. With vegetables and potatoes are pretty much, for I was still cihuy Abuba Steak ....!!
One advantage Abuba steak is the availability of a variety of sauces and bottled chili sauce, which allows you to mix their own menu for the steak sauce that fits you. Do not forget there is also mustard, soy sauce and soy sauce, complete deh all.
The price is quite expensive not to the size of the steak. Starting from Rp. 40,000 to Rp. 80,000 for American beef, while for the local meat of only about 20 thousand, a price comparable to the taste and presentation of a steak.
To be sure, on my tongue now been imagined back seasoning and steak that I ate yesterday. Oops ..... Steak Abuba was always making us nagih to always come there. Mak Nyuss tenan indeed!
Abuba Steak
Jl. Cipete Raya no. 6 Cipete
South Jakarta
Source: Lily-liburan.info
See also:
Dim Sum
As usual I ordered Sirloin Steak favorites menu, while my husband ordered the Tenderloin Steak.
I recall the last time eating at Abuba it has been very long time, about a year ago, so when the food arrived, we immediately ate it, and taste the steak is still the same as a distinguished past, even more delicious in my opinion. Mak Nyuss once felt, like word Bondan Winarno.
Cooked meat is cooked and served with a very complete combustion. Due to loyal customers, do not have to ask what kind burned. It was well ...... indeed very soft at all. Seasoning sauce and pour over the steaks are also very fit on the tongue. With vegetables and potatoes are pretty much, for I was still cihuy Abuba Steak ....!!
One advantage Abuba steak is the availability of a variety of sauces and bottled chili sauce, which allows you to mix their own menu for the steak sauce that fits you. Do not forget there is also mustard, soy sauce and soy sauce, complete deh all.
The price is quite expensive not to the size of the steak. Starting from Rp. 40,000 to Rp. 80,000 for American beef, while for the local meat of only about 20 thousand, a price comparable to the taste and presentation of a steak.
To be sure, on my tongue now been imagined back seasoning and steak that I ate yesterday. Oops ..... Steak Abuba was always making us nagih to always come there. Mak Nyuss tenan indeed!
Abuba Steak
Jl. Cipete Raya no. 6 Cipete
South Jakarta
Source: Lily-liburan.info
See also:
Dim Sum
Shu Mai Dim Sum
Dim Sum refers to a type of Chinese meal that serves mostly bite-sized portions pushed around in tin carts by aggressive Chinese ladies who shove food on your table as if you were their long lost sister’s neighbor’s second nephew.
Every once in a while a craze comes along that takes us by storm: Furbies, The Gin Blossoms, dead baby jokes. Each is by now long gone. Along with the Joey Lawrence “Woah” and the waist-tied flannel, the early ’90s is also marked by Boston’s fling with the tapas bar.
For those of you who don’t know, a meal at a tapas bar is an entire Spanish meal made up of many small dishes. Think of an entire meal made up of appetizers. Now, just change the country. Meet the Chinese cousin of tapas: dim sum.
My mom says that back in the day, the emperor wanted everything, and the imperial cooks would search far and wide for the most exotic dishes. But like most men of power, the emperor got greedy, so he wanted a conflagration of many flavors in his mouth with every meal. So each dish had to be small, so he couldn’t get full on a single flavor.
Today’s dim sum is the regular joe’s version of an imperial dining experience. Below, I have listed your most basic of dishes. If the dim sum restaurant doesn’t do the following dishes right, spit on the waiter, make fun of his mother, and march out of the room singing “I’m Too Sexy.” You’ll never be able to return, but who would want to ?
The rough English names are listed, followed parenthetically by an inaccurate but nevertheless affective pseudo-ping ying pronunciation in first Cantonese (because dim sum is from mainland China), then Mandarin (because that’s what I speak).
Har Gao (Ha Gao/Ha Gao) -- my favorite of all dim sum dishes. Unless you dislike shrimp (which makes you dumb) this is for you. Encased in a dumpling-like skin should be two shrimp with tiny pieces of bamboo. This dish is steamed, so the shrimp should be fairly plump (have you ever wondered how to explain the Taiwanese word “kew kew” to a white person?) and can be eaten with soy sauce or, my personal favorite, black vinegar.
Shu Mai (Shiu-Mai/Sau-Mai) -- another standard dumpling-like dish. It is a pork dumpling with an egg/wonton skin. If the restaurant knows what they’re doing, they’ll also garnish each with a slice of sweet pork sausage or maybe hide a piece of shrimp inside. Again, the use of a little soy sauce or black vinegar would not result in stare-downs from the natives.
Pork Spare Ribs (Pai Gwat/Pai Gu) -- tiny little pieces of pork ribs with black bean sauce. This dish is very tame, and also difficult to do wrong (ergo, vis-À-vis, concordantly). If they screw this one up, revisit above for instructions.
Shrimp in Rice Noodles (Cheng Fun/Tsang Fun) -- if you’ve ever had beef chow-fun, it’s that same rice noodle wrapped around pieces of shrimp. The dish also comes with sauce and comes in other varieties, including beef and pork. Hence, the cho fun shouldn’t be super squishy or slimy. Again shrimp should be plump, people. Plump.
Lotus Wrapped Sticky Rice (Gnow Mai Gai/Gnow Mi Gee) -- the name is pretty self-explanatory. Take some sticky rice, wrap it in a lotus leaf, steam, and serve. Inside the sticky rice could be some dried mushrooms, a piece of Chinese sweet sausage, a tiny quail egg, or some pieces of pork.
Sesame Balls (Jin Doie/Tsi Ma Cho) -- dessert. Personally I’m not a big fan, but I can picture myself having pieces of bamboo shoved under my fingernails if I left this out. These sweet sesame shells are filled with either red or green bean paste. The shell should be crunchy on the outside, slightly chewy in the middle, and have the consistency of refried beans on the inside. Americans simply need to learn about the glory that is bean paste.
Egg tarts (Dan Ta/Dan Ta) -- dessert number two. As a little kid I used to take a spoon and only eat out the custard filling. However now I am a firm believer that the flaky crust is just as important. You may want to consider not ordering from the dim sum place and going to a bakery across the street for this one. But if you’re desperate, by all means surrender to the pushy cart-lady. General guideline: they should be the size of a coaster, not a large mushroom. Also, the filling should taste almost like flan.
Steamed BBQ Pork Buns (Cha Siu Bao/Tsa Sau Bau) -- So you know the red colored BBQ pork that’s always served at a Cantonese style restaurant? The white puffy skin should be soft and fluffy, not soggy. If they’re soggy, they’ve been left in the cart too long. Also, be careful to take off the tiny piece of wax paper on the bottom. Some people do forget and end up hating dim sum for some “mysterious reason.”
Remember, these were very basic and tame dishes. Next week, we dive into the realm of more hardcore dim sum. Until then, as Phoebe’s psychiatrist boyfriend “Rodge” once said, “easy on those cookies, OK? Remember they’re just food, they’re not love.”
Source :Mark Y. Liao-/tech.mit.edu
See also:
Sushi
Soto
Every once in a while a craze comes along that takes us by storm: Furbies, The Gin Blossoms, dead baby jokes. Each is by now long gone. Along with the Joey Lawrence “Woah” and the waist-tied flannel, the early ’90s is also marked by Boston’s fling with the tapas bar.
For those of you who don’t know, a meal at a tapas bar is an entire Spanish meal made up of many small dishes. Think of an entire meal made up of appetizers. Now, just change the country. Meet the Chinese cousin of tapas: dim sum.
My mom says that back in the day, the emperor wanted everything, and the imperial cooks would search far and wide for the most exotic dishes. But like most men of power, the emperor got greedy, so he wanted a conflagration of many flavors in his mouth with every meal. So each dish had to be small, so he couldn’t get full on a single flavor.
Today’s dim sum is the regular joe’s version of an imperial dining experience. Below, I have listed your most basic of dishes. If the dim sum restaurant doesn’t do the following dishes right, spit on the waiter, make fun of his mother, and march out of the room singing “I’m Too Sexy.” You’ll never be able to return, but who would want to ?
The rough English names are listed, followed parenthetically by an inaccurate but nevertheless affective pseudo-ping ying pronunciation in first Cantonese (because dim sum is from mainland China), then Mandarin (because that’s what I speak).
Har Gao (Ha Gao/Ha Gao) -- my favorite of all dim sum dishes. Unless you dislike shrimp (which makes you dumb) this is for you. Encased in a dumpling-like skin should be two shrimp with tiny pieces of bamboo. This dish is steamed, so the shrimp should be fairly plump (have you ever wondered how to explain the Taiwanese word “kew kew” to a white person?) and can be eaten with soy sauce or, my personal favorite, black vinegar.
Shu Mai (Shiu-Mai/Sau-Mai) -- another standard dumpling-like dish. It is a pork dumpling with an egg/wonton skin. If the restaurant knows what they’re doing, they’ll also garnish each with a slice of sweet pork sausage or maybe hide a piece of shrimp inside. Again, the use of a little soy sauce or black vinegar would not result in stare-downs from the natives.
Pork Spare Ribs (Pai Gwat/Pai Gu) -- tiny little pieces of pork ribs with black bean sauce. This dish is very tame, and also difficult to do wrong (ergo, vis-À-vis, concordantly). If they screw this one up, revisit above for instructions.
Shrimp in Rice Noodles (Cheng Fun/Tsang Fun) -- if you’ve ever had beef chow-fun, it’s that same rice noodle wrapped around pieces of shrimp. The dish also comes with sauce and comes in other varieties, including beef and pork. Hence, the cho fun shouldn’t be super squishy or slimy. Again shrimp should be plump, people. Plump.
Lotus Wrapped Sticky Rice (Gnow Mai Gai/Gnow Mi Gee) -- the name is pretty self-explanatory. Take some sticky rice, wrap it in a lotus leaf, steam, and serve. Inside the sticky rice could be some dried mushrooms, a piece of Chinese sweet sausage, a tiny quail egg, or some pieces of pork.
Sesame Balls (Jin Doie/Tsi Ma Cho) -- dessert. Personally I’m not a big fan, but I can picture myself having pieces of bamboo shoved under my fingernails if I left this out. These sweet sesame shells are filled with either red or green bean paste. The shell should be crunchy on the outside, slightly chewy in the middle, and have the consistency of refried beans on the inside. Americans simply need to learn about the glory that is bean paste.
Egg tarts (Dan Ta/Dan Ta) -- dessert number two. As a little kid I used to take a spoon and only eat out the custard filling. However now I am a firm believer that the flaky crust is just as important. You may want to consider not ordering from the dim sum place and going to a bakery across the street for this one. But if you’re desperate, by all means surrender to the pushy cart-lady. General guideline: they should be the size of a coaster, not a large mushroom. Also, the filling should taste almost like flan.
Steamed BBQ Pork Buns (Cha Siu Bao/Tsa Sau Bau) -- So you know the red colored BBQ pork that’s always served at a Cantonese style restaurant? The white puffy skin should be soft and fluffy, not soggy. If they’re soggy, they’ve been left in the cart too long. Also, be careful to take off the tiny piece of wax paper on the bottom. Some people do forget and end up hating dim sum for some “mysterious reason.”
Remember, these were very basic and tame dishes. Next week, we dive into the realm of more hardcore dim sum. Until then, as Phoebe’s psychiatrist boyfriend “Rodge” once said, “easy on those cookies, OK? Remember they’re just food, they’re not love.”
Source :Mark Y. Liao-/tech.mit.edu
See also:
Sushi
Soto
Kelezatan Sate Kambing
Selalu ada banyak alasan untuk kangen dengan hidangan Sate kambing jantan jalan Kedung Doro Surabaya. Tapi kok namanya sate kambing jantan ? apa gak cukup dengan sate kambing aja ? hehehe namanya juga tukang tembak kata kunci, jadi sayang kalau postingan gak berbau keyword populer. Ok deh lanjut seputar sate kambing jantan yang terkenal di jalan Kedung Doro Surabaya.
Depot ini ramai diserbu para penikmat sate kambing karena kualitas daging sate yang mamang sangat baik. Murni daging yang tidak bercampur dengan lemak. Karena itu tidak heran jika dari awal buka hingga tutup jam 02.00 depot ini selalu saja ramai pengunjung dan rata-rata yang datang membawa mobil pribadi. Memang ada sisi negatif dengan ramainya pengunjung didepot itu jika banyak mobil yang berdatangan karena memang wilayah Kedung Doro tidak menyediakan parkir khusus untuk itu namanya juga warung pinggir jalan.
Harga yang dipatok pun bisa terjangkau semua kalangan. Per 10 tusuk sate cukup mengeluarkan uang 15 rb. Jadi untuk sekedar makan rutin tiap awal bulan pas gajian tiba masih sangat mungkin untuk dilakukan. Sate Kambing jantan Kedung Doro memang sudah terkenal sejak lama. Banyak pengunjung yang datang dari luar kota pada akhir pekan hanya khusus sekedar mencicipi resep masakan sate kambing jantan di kedung doro. Namun ada 'gangguan kecil' yang masih saja terus hadir atau sudah menjadi trade mark bahwa kita harus banyak menyediakan uang recehan untuk pengamen-pengamen yang banyak sekali berdatangan disela-sela kita menikmati kelezatan sate kambing jantan. Sebagai gambaran, dalam waktu 1/2 jam mungkin ada sekitar 5-10 pengamen yang datang dan pergi menyapa kita dengan suara dan alat musik apa adanya.
Namun itulah gambaran wajah kota Surabaya dimalam hari khususnya dijalan Kedung Doro. Toh para pengamen juga manusia yang butuh untuk makan dan diperhatikan. BTW untuk anda yang ingin menikmati kelezatan sate kambing jantan atau sedang ber wisata ke Surabaya, maka depot sate kambing Kedung Doro bisa menjadi referensi resep masakan yang ok punya.
Sumber : topikremaja
Lihat juga:
Burger King
Wine
Depot ini ramai diserbu para penikmat sate kambing karena kualitas daging sate yang mamang sangat baik. Murni daging yang tidak bercampur dengan lemak. Karena itu tidak heran jika dari awal buka hingga tutup jam 02.00 depot ini selalu saja ramai pengunjung dan rata-rata yang datang membawa mobil pribadi. Memang ada sisi negatif dengan ramainya pengunjung didepot itu jika banyak mobil yang berdatangan karena memang wilayah Kedung Doro tidak menyediakan parkir khusus untuk itu namanya juga warung pinggir jalan.
Harga yang dipatok pun bisa terjangkau semua kalangan. Per 10 tusuk sate cukup mengeluarkan uang 15 rb. Jadi untuk sekedar makan rutin tiap awal bulan pas gajian tiba masih sangat mungkin untuk dilakukan. Sate Kambing jantan Kedung Doro memang sudah terkenal sejak lama. Banyak pengunjung yang datang dari luar kota pada akhir pekan hanya khusus sekedar mencicipi resep masakan sate kambing jantan di kedung doro. Namun ada 'gangguan kecil' yang masih saja terus hadir atau sudah menjadi trade mark bahwa kita harus banyak menyediakan uang recehan untuk pengamen-pengamen yang banyak sekali berdatangan disela-sela kita menikmati kelezatan sate kambing jantan. Sebagai gambaran, dalam waktu 1/2 jam mungkin ada sekitar 5-10 pengamen yang datang dan pergi menyapa kita dengan suara dan alat musik apa adanya.
Namun itulah gambaran wajah kota Surabaya dimalam hari khususnya dijalan Kedung Doro. Toh para pengamen juga manusia yang butuh untuk makan dan diperhatikan. BTW untuk anda yang ingin menikmati kelezatan sate kambing jantan atau sedang ber wisata ke Surabaya, maka depot sate kambing Kedung Doro bisa menjadi referensi resep masakan yang ok punya.
Sumber : topikremaja
Lihat juga:
Burger King
Wine
Ice cream rasa Lada
Cendra (25), mengaku sengaja datang ke Sub Zero Frozen karena penasaran dengan Ice cream rasa black peppernya. Cendra yang saat ditemui detikbandung di kedai ice cream Sub Zero Frozen ini tampaknya begitu asyik menikmati ice cream lada hitam yang baru pertama kali ia cicipi.
"Rasanya enak, ice cream - nya pedas, dingin tapi ke tenggorokannya hangat," jelas Cendra. Menurutnya, Ice cream di Sub Zero Frozen ini tidak kalah dengan ice cream - ice cream yangg sudah ada di pasaran.
Menurut Budi Dwi Harsono, chefnya Sub Zero Frozen mengatakan meski bukan yang banyak difavoritkan konsumen, ice cream lada hitam ini memiliki daya tarik yang lebih tinggi karena unik.
Lada hitam yang dicampurkan pun benar-benar berasal dari butiran lada hitam asli. Tak ketinggalan, Budi memperlihatkan bagaimana cara membuat ice cream black pepper ini. Selain bahan standar seperti susu, krim, stabilizer dan gula, tidak lupa butiran-butiran lada hitam yang siap ditumbuk.
Menurut Budi perpaduan proses memasaknya pun paduan antara tradisional dan modern. Boleh saja untuk mesin pendingin atau pemutar ice cream - nya modern, tapi untuk tumbuk-menumbuk lada hitam ini masih menggunakan penumbuk tradisional yang terbuat dari batu.
"Kita campuran tradisional dan modern," ujar lulusan NHI yang sudah 12 tahun berkeliling ke negara-negara barat sebagai chef ini.
Pembuatan ice cream menurut Budi bisa memakan waktu selama dua hari. Ada sekitar 10 tahapan untuk pembuatan ice cream ini yang ditempelkan dengan jelas di dapur resepnya Sub Zero Frozen. Menurut pengakuan Budi biar bisa dilihat jelas oleh anak-anak sekolah yang juga biasa berkunjung untuk melihat pembuatan ice cream. Sehingga Budi cs juga terbuka memberikan edukasi pada konsumennya.
Tentunya dimulai dengan persiapan bahan-bahan yang kebanyakan masih menggunakan produk lokal biar taste lokalnya lebih terasa. Untuk membuat ice cream lada hitam, Budi membuat esens lada hitamnya terlebih dahulu.
Lada hitam ditumbuk sampai halus benar lalu dicampurkan dengan susu cair. Setelah itu masak di atas api sampai aroma lada hitam kuat.
Lalu esen ini nantinya dicampurkan dengan bahan-bahan ice cream - nya, seperti susu, krim, stabiliser juga gula dan dimasak di atas api. Lalu setelah itu ke proses pendinginan, lalu disaring untuk agar tidak menyertakan ampas lada hitam yang besar-besar.
Setelah itu, ice cream diistirahatkan selama 12 jam di dalam freezer. Setelah itu memasuki proses churning, yaitu ice cream dimasukan ke dalam mesin pengolahan. Selesai dichurning, masukan ice cream ke dalam freezer agar beku. Ice cream pun siap disajikan.
Tak hanya ice cream lada hitam yang menggunakan esens asli, tapi rasa lain pun menggunakan esens yang alami. Misalnya untuk ice cream buah, digunakan jus buah cita rasa impor. Di dalamnya juga terdapat potongan-potongan buah sesuai dengan menu ice cream - nya.
Karena campurannya adalah buah asli, ice cream rasa buah ini tergolong low fat. Jadi cocok dikonsumsi untuk orang yang takut gemuk. "Untuk yang asem-asem memiliki kandungan yang rendah lemak," tegas Budi.
Satu scoop ice cream dijual Rp 6.500, sedangkan dua scoop lebih murah Rp 11 ribu. Kalau ingin rasa yang lengkap pilih saja paket seharga Rp 27.500 yang di dalamnya ada 6 rasa ice cream.
Jika ingin ditambahkan topping, bebas memilih sebanyak 18 topping yang
disediakan dari mulai choco chip, biskuit, cokelat warna-warni, kismis dan lain-lain. Semua topping harganya rata yaitu Rp 1.500 saja.(ema/dip)
Sumber : Ema Nur Arifah - detikBandung
Lihat juga:
Sour Sally
Hanamasa
"Rasanya enak, ice cream - nya pedas, dingin tapi ke tenggorokannya hangat," jelas Cendra. Menurutnya, Ice cream di Sub Zero Frozen ini tidak kalah dengan ice cream - ice cream yangg sudah ada di pasaran.
Menurut Budi Dwi Harsono, chefnya Sub Zero Frozen mengatakan meski bukan yang banyak difavoritkan konsumen, ice cream lada hitam ini memiliki daya tarik yang lebih tinggi karena unik.
Lada hitam yang dicampurkan pun benar-benar berasal dari butiran lada hitam asli. Tak ketinggalan, Budi memperlihatkan bagaimana cara membuat ice cream black pepper ini. Selain bahan standar seperti susu, krim, stabilizer dan gula, tidak lupa butiran-butiran lada hitam yang siap ditumbuk.
Menurut Budi perpaduan proses memasaknya pun paduan antara tradisional dan modern. Boleh saja untuk mesin pendingin atau pemutar ice cream - nya modern, tapi untuk tumbuk-menumbuk lada hitam ini masih menggunakan penumbuk tradisional yang terbuat dari batu.
"Kita campuran tradisional dan modern," ujar lulusan NHI yang sudah 12 tahun berkeliling ke negara-negara barat sebagai chef ini.
Pembuatan ice cream menurut Budi bisa memakan waktu selama dua hari. Ada sekitar 10 tahapan untuk pembuatan ice cream ini yang ditempelkan dengan jelas di dapur resepnya Sub Zero Frozen. Menurut pengakuan Budi biar bisa dilihat jelas oleh anak-anak sekolah yang juga biasa berkunjung untuk melihat pembuatan ice cream. Sehingga Budi cs juga terbuka memberikan edukasi pada konsumennya.
Tentunya dimulai dengan persiapan bahan-bahan yang kebanyakan masih menggunakan produk lokal biar taste lokalnya lebih terasa. Untuk membuat ice cream lada hitam, Budi membuat esens lada hitamnya terlebih dahulu.
Lada hitam ditumbuk sampai halus benar lalu dicampurkan dengan susu cair. Setelah itu masak di atas api sampai aroma lada hitam kuat.
Lalu esen ini nantinya dicampurkan dengan bahan-bahan ice cream - nya, seperti susu, krim, stabiliser juga gula dan dimasak di atas api. Lalu setelah itu ke proses pendinginan, lalu disaring untuk agar tidak menyertakan ampas lada hitam yang besar-besar.
Setelah itu, ice cream diistirahatkan selama 12 jam di dalam freezer. Setelah itu memasuki proses churning, yaitu ice cream dimasukan ke dalam mesin pengolahan. Selesai dichurning, masukan ice cream ke dalam freezer agar beku. Ice cream pun siap disajikan.
Tak hanya ice cream lada hitam yang menggunakan esens asli, tapi rasa lain pun menggunakan esens yang alami. Misalnya untuk ice cream buah, digunakan jus buah cita rasa impor. Di dalamnya juga terdapat potongan-potongan buah sesuai dengan menu ice cream - nya.
Karena campurannya adalah buah asli, ice cream rasa buah ini tergolong low fat. Jadi cocok dikonsumsi untuk orang yang takut gemuk. "Untuk yang asem-asem memiliki kandungan yang rendah lemak," tegas Budi.
Satu scoop ice cream dijual Rp 6.500, sedangkan dua scoop lebih murah Rp 11 ribu. Kalau ingin rasa yang lengkap pilih saja paket seharga Rp 27.500 yang di dalamnya ada 6 rasa ice cream.
Jika ingin ditambahkan topping, bebas memilih sebanyak 18 topping yang
disediakan dari mulai choco chip, biskuit, cokelat warna-warni, kismis dan lain-lain. Semua topping harganya rata yaitu Rp 1.500 saja.(ema/dip)
Sumber : Ema Nur Arifah - detikBandung
Lihat juga:
Sour Sally
Hanamasa
Minggu, 28 November 2010
Suasana Berbeda ketika Makan Dim Sum
Dim Sum? Hmm... siapa yang sanggup menolak? Sajian yang berasal dari selatan Cina ini memang sangat populer di Jakarta dan kawasan Asia lainnya. Makanan serba mungil, asin dan manis, dibuat segar dan disajikan hangat mengepul. Disajikan di atas klakat bambu dan disantap sambil menyerutup teh oolong.
Kalau Anda penggemar dim sum, mampirlah akhir pekan ini di resto ini. Ada puluhan jenis dim sum disajikan hangat mengepul. Suasana yang hangat bakal membuat acara yum cha di akhir pekan jadi seru dan asyik. Apalagi harga yang ditawarkan benar benar fantastis. Cobain yuk!
Itulah budaya yum cha yang biasa dilakukan orang Cina dari daerah Canton. Menikmati hangatnya dim sum, sambil ngobrol dan minum teh merupakan kegiatan rutin di pagi hari hingga menjelang siang. Kegiatan yum cha atau mencicipi teh ini memang sangat disukai oleh orang tua dan kini hampir segala usia menyukai dim sum.
Dim sum memiliki ratusan jenis. Mulai dari jenis yang dipanggang, digoreng hingga dikukus. Bahan pembuat dim sum juga sangat beragam, demikian pula dengan rasanya, dari asin gurih hingga manis legit. Jenis dim sum seperti siomai, hakau, bakpau, angsio kaki ayam hingga onde-onde sudah tergolong dim sum yang populer.
Jika akhir pekan ini Anda ingin mencicipi dim sum yang spesial dan unik dengan suasana yang berbeda, Table8 yang berlokasi di lantai dasar Hotel Mulia Senayan Jakarta bisa jadi pilihan. Di akhir pekan resto Cina terbaru yang bergaya Chinoiserie ini menawarkan pilihan dim sum yang berbeda.
Tersedia 28 jenis dim sum di hari Sabtu dan Minggu yang disajikan prasmanan dan bisa dipesan a la carte. Selain jenis dim sum populer, ada banyak dim sum lain yang unik. Seperti Xiao Lung Pao, dim sum berbentuk kantung berisi kuah dan daging kepiting, Xian Xia Chang Fun, lembaran adonan yang tipis dengan isian udang, atau Kuo Tie, pan-fried dumpling dengan isian daging ayam.
Kalau suka dim sum manis, jangan lupa memesan winter melon, pie pipih berbentuk bundar dengan isian lotus paste yang legit. Atau Cintoi, onde-onde yang kulitnya renyah dengan isian adonan lotus ini legit rasanya. Yang lembut renyah dan bikin lidah bergoyang, Tan tat alias Baked Egg Tart jangan dilewatkan. Demikian pula dengan bolu kukus lapis kaster, Steamed Layer Cake with custard, sangat lembut di lidah.
Khusus buat pencinta dim sum sejati,sebaiknya memesan Baked Pau, bakpau mungil berlapisan adonan renyah manis ini dipanggang dengan isian adonan ayam yang gurih. Atau Pau berisi adonan kuning telur asin yang lembut meleleh. Carrot cake yang populer di Singapura juga sayang dilewatkan. Di Table8, Pan-fried Radish Cake ini diaduk dengan sosis yang gurih. Dijamin membuat lidah tak bisa berhenti mengunyah! Jakartacitydirectory.com (Suf/Dtc)
Sumber : jakartacitydirectory.com
Lihat juga:
Soto
Kalau Anda penggemar dim sum, mampirlah akhir pekan ini di resto ini. Ada puluhan jenis dim sum disajikan hangat mengepul. Suasana yang hangat bakal membuat acara yum cha di akhir pekan jadi seru dan asyik. Apalagi harga yang ditawarkan benar benar fantastis. Cobain yuk!
Itulah budaya yum cha yang biasa dilakukan orang Cina dari daerah Canton. Menikmati hangatnya dim sum, sambil ngobrol dan minum teh merupakan kegiatan rutin di pagi hari hingga menjelang siang. Kegiatan yum cha atau mencicipi teh ini memang sangat disukai oleh orang tua dan kini hampir segala usia menyukai dim sum.
Dim sum memiliki ratusan jenis. Mulai dari jenis yang dipanggang, digoreng hingga dikukus. Bahan pembuat dim sum juga sangat beragam, demikian pula dengan rasanya, dari asin gurih hingga manis legit. Jenis dim sum seperti siomai, hakau, bakpau, angsio kaki ayam hingga onde-onde sudah tergolong dim sum yang populer.
Jika akhir pekan ini Anda ingin mencicipi dim sum yang spesial dan unik dengan suasana yang berbeda, Table8 yang berlokasi di lantai dasar Hotel Mulia Senayan Jakarta bisa jadi pilihan. Di akhir pekan resto Cina terbaru yang bergaya Chinoiserie ini menawarkan pilihan dim sum yang berbeda.
Tersedia 28 jenis dim sum di hari Sabtu dan Minggu yang disajikan prasmanan dan bisa dipesan a la carte. Selain jenis dim sum populer, ada banyak dim sum lain yang unik. Seperti Xiao Lung Pao, dim sum berbentuk kantung berisi kuah dan daging kepiting, Xian Xia Chang Fun, lembaran adonan yang tipis dengan isian udang, atau Kuo Tie, pan-fried dumpling dengan isian daging ayam.
Kalau suka dim sum manis, jangan lupa memesan winter melon, pie pipih berbentuk bundar dengan isian lotus paste yang legit. Atau Cintoi, onde-onde yang kulitnya renyah dengan isian adonan lotus ini legit rasanya. Yang lembut renyah dan bikin lidah bergoyang, Tan tat alias Baked Egg Tart jangan dilewatkan. Demikian pula dengan bolu kukus lapis kaster, Steamed Layer Cake with custard, sangat lembut di lidah.
Khusus buat pencinta dim sum sejati,sebaiknya memesan Baked Pau, bakpau mungil berlapisan adonan renyah manis ini dipanggang dengan isian adonan ayam yang gurih. Atau Pau berisi adonan kuning telur asin yang lembut meleleh. Carrot cake yang populer di Singapura juga sayang dilewatkan. Di Table8, Pan-fried Radish Cake ini diaduk dengan sosis yang gurih. Dijamin membuat lidah tak bisa berhenti mengunyah! Jakartacitydirectory.com (Suf/Dtc)
Sumber : jakartacitydirectory.com
Lihat juga:
Soto
Minuman Wine dari Swiss
Wine - Publik di Indonesia selama ini lebih melihat Swiss sebagai pusat layanan perbankan yang prestisius, pegunungannya yang indah, dan cokelat yang menggiurkan. Negara di jantung bagian barat Eropa ini ternyata juga dikenal sebagai produsen arak anggur (wine) yang terkemuka.
Wine asal Swiss memang kalah pamor dari Prancis, yang populer dengan julukan "Negeri Anggur." Namun kualitas arak anggur asal Negeri Alpen itu tidak kalah prestisius dengan yang buatan Prancis.
Pembuktian itu berlangsung dalam suatu jamuan mencicipi arak anggur (wine tasting) di Jakarta, Kamis 25 Maret 2010. Bertempat di Restoran "Marche," Kedutaan Besar Swiss ingin membuktikan kepada publik bahwa wine buatan mereka juga berkualitas tinggi.
Menurut Duta Besar Swiss, Heinz Walker-Nederkoorn, wine buatan negaranya telah populer di manca negara dan itu coba dipopulerkan bagi kalangan penggemar wine di Indonesia. Maka, Kedubes Swiss mengundang seorang pakar wine dari negeri mereka, Bernard Bovy.
Bovy adalah ketua Yayasan Lavaux, nama suatu daerah yang dikenal sebagai produsen anggur terkemuka di Swiss. "Lavaux merupakan suatu wilayah yang dikenal sebagai kawasan perkebunan anggur. Memiliki luas sekitar 800 hektar, Lavaux mulai ditanami anggur oleh para biarawan setempat pada abad ke-11. Sejak saat itu wilayah ini mengandalkan anggur sebagai sumber pendapatan," kata Bovy.
Pemerintah Swiss melindungi Lavaux - yang terdiri dari 14 desa dan kota kecil - khusus sebagai wilayah perkebunan anggur dan lahannya tidak boleh dialihfungsikan untuk pembangunan properti.
"Lavaux sejak 2007 mendapat perlindungan dari PBB dan dinyatakan sebagai Situs Warisan Bersejarah versi UNESCO [Badan PBB urusan Kebudayaan]," kata Bovy saat memberikan penjelasan dalam Bahasa Prancis yang selanjutnya diterjemahkan ke Bahasa Inggris.
Ke Jakarta, Bovy memperkenalkan lima jenis wine produksi Lavaux. Tiga adalah arak anggur putih jenis Epesses, St-Saphorin Vielles Vignes, dan Dezaley Grand Cru. Sedangkan dua wine lainnya adalah anggur merah (red wine) - masing-masing jenis Les Adrets St-Saphorin dan Pinot Noir St-Saphorin.
VIVAnews diberi kesempatan untuk mencicipi kelima jenis wine asal Swiss itu. Secara keseluruhan, arak-arak tersebut memiliki kualitas yang tinggi, terbukti dengan aroma yang kuat walau hanya dituang sedikit ke dalam gelas khusus dan memiliki rasa yang tidak terlalu asam.
Menurut Bovy, kalangan awam pasti menilai bahwa arak-arak itu tidak memiliki rasa yang berbeda. "Tapi para penikmat wine yang sejati bisa membedakan aroma dan rasa wine, mana yang punya kualitas unik dan mana yang biasa saja," kata Bovy.
Dia memberi contoh dua tipe wine merah yang berbeda. "Les Adrets St-Saphorin dan Pinot Noir St-Saphorin memiliki aroma dan rasa yang khas. Tipe yang disebut terakhir memiliki aroma yang lebih kuat dan beraroma buah beri," kata Bovy.
Sumber : VivaNews.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
Wine asal Swiss memang kalah pamor dari Prancis, yang populer dengan julukan "Negeri Anggur." Namun kualitas arak anggur asal Negeri Alpen itu tidak kalah prestisius dengan yang buatan Prancis.
Pembuktian itu berlangsung dalam suatu jamuan mencicipi arak anggur (wine tasting) di Jakarta, Kamis 25 Maret 2010. Bertempat di Restoran "Marche," Kedutaan Besar Swiss ingin membuktikan kepada publik bahwa wine buatan mereka juga berkualitas tinggi.
Menurut Duta Besar Swiss, Heinz Walker-Nederkoorn, wine buatan negaranya telah populer di manca negara dan itu coba dipopulerkan bagi kalangan penggemar wine di Indonesia. Maka, Kedubes Swiss mengundang seorang pakar wine dari negeri mereka, Bernard Bovy.
Bovy adalah ketua Yayasan Lavaux, nama suatu daerah yang dikenal sebagai produsen anggur terkemuka di Swiss. "Lavaux merupakan suatu wilayah yang dikenal sebagai kawasan perkebunan anggur. Memiliki luas sekitar 800 hektar, Lavaux mulai ditanami anggur oleh para biarawan setempat pada abad ke-11. Sejak saat itu wilayah ini mengandalkan anggur sebagai sumber pendapatan," kata Bovy.
Pemerintah Swiss melindungi Lavaux - yang terdiri dari 14 desa dan kota kecil - khusus sebagai wilayah perkebunan anggur dan lahannya tidak boleh dialihfungsikan untuk pembangunan properti.
"Lavaux sejak 2007 mendapat perlindungan dari PBB dan dinyatakan sebagai Situs Warisan Bersejarah versi UNESCO [Badan PBB urusan Kebudayaan]," kata Bovy saat memberikan penjelasan dalam Bahasa Prancis yang selanjutnya diterjemahkan ke Bahasa Inggris.
Ke Jakarta, Bovy memperkenalkan lima jenis wine produksi Lavaux. Tiga adalah arak anggur putih jenis Epesses, St-Saphorin Vielles Vignes, dan Dezaley Grand Cru. Sedangkan dua wine lainnya adalah anggur merah (red wine) - masing-masing jenis Les Adrets St-Saphorin dan Pinot Noir St-Saphorin.
VIVAnews diberi kesempatan untuk mencicipi kelima jenis wine asal Swiss itu. Secara keseluruhan, arak-arak tersebut memiliki kualitas yang tinggi, terbukti dengan aroma yang kuat walau hanya dituang sedikit ke dalam gelas khusus dan memiliki rasa yang tidak terlalu asam.
Menurut Bovy, kalangan awam pasti menilai bahwa arak-arak itu tidak memiliki rasa yang berbeda. "Tapi para penikmat wine yang sejati bisa membedakan aroma dan rasa wine, mana yang punya kualitas unik dan mana yang biasa saja," kata Bovy.
Dia memberi contoh dua tipe wine merah yang berbeda. "Les Adrets St-Saphorin dan Pinot Noir St-Saphorin memiliki aroma dan rasa yang khas. Tipe yang disebut terakhir memiliki aroma yang lebih kuat dan beraroma buah beri," kata Bovy.
Sumber : VivaNews.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
Ice cream at Coromoto Store
You might imagine a store that sells Ice cream to the type of feeling in the world are in Italy or in the United States, but it turns out there are in Merida, a city in Venezuela. His name, Coromoto store.
Neon lights outside that reads "Guinness Book of Records" pink become one of the unique features of the store, but once opened the door it became clear that other stores from the other.
Inside there is a refrigerator containing ice cream looks bright and tempting to eat. Flavor
ice cream are sold as chili, tomatoes, onions, mushrooms in wine, garlic and cream of crab.
Coromoto founded in 1980 by an immigrant from Portugal, Manuel da Silva Oliveira. The owner does not often appear and now the store is managed by Jose Ramirez.
Seasonal
Jose was clearly visible as manager of an ice cream shop. Men's 40-year-old friendly when found wearing a white shirt and purple, and black mustache. "Oliveira tired of working for a large ice cream company," said Jose, "and decided he could make an interesting ice cream flavor."
The first experiment is the avocado. "To get a sense of right requires hard work, because avocados are very rich in flavor," said Jose. "Oliveira dispose of about 50 kg of ice cream to experiment to get the perfect taste."
Coromoto sold about 60 taste every day, but change the taste of ice cream in accordance with the seasons. In addition to the standard ice cream taste like chocolate and rum and raisins, lots of exotic fruit flavors such as guava, papaya, mango and passion fruit kind.
Some other flavors included in the 860 types of ice cream flavor is: eggs, macaroni and cheese and sardines, are examples of the weird ice cream flavor. And also there are many strange flavor names such as British Airways, Andean Kisses and I'm Sorry, Darling. One of the sense that, given the name Viagra Hope, like a bright blue Viagra pill.
I have to ask what the ingredients, and natural ingredients to make ice cream: the honey and all natural: honey and pollen. "Different people like different things," said store manager.
"Personally I like the taste of fruit but many buyers who choose the flavor that contains alcohol such as Cointreau, cognac or vodka-and-pineapple. Of course, as people are added venezuela lot of rum."
Ice cream flesh
"Sense of ice cream what is special for the store?" asked me to Jose. With a laugh, Jose said "pabellon criollo" - Venezuela's traditional food made from meat, rice, bananas, cheese and black beans, which imitated by Coromoto to flavor ice cream.
Jose fetch an ice cream scoop of each flavor-and it's really like ice cream meat sold in Coromoto.
Source: Krisman - republika.co.id
See also:
Sour Sally
Hanamasa
Neon lights outside that reads "Guinness Book of Records" pink become one of the unique features of the store, but once opened the door it became clear that other stores from the other.
Inside there is a refrigerator containing ice cream looks bright and tempting to eat. Flavor
ice cream are sold as chili, tomatoes, onions, mushrooms in wine, garlic and cream of crab.
Coromoto founded in 1980 by an immigrant from Portugal, Manuel da Silva Oliveira. The owner does not often appear and now the store is managed by Jose Ramirez.
Seasonal
Jose was clearly visible as manager of an ice cream shop. Men's 40-year-old friendly when found wearing a white shirt and purple, and black mustache. "Oliveira tired of working for a large ice cream company," said Jose, "and decided he could make an interesting ice cream flavor."
The first experiment is the avocado. "To get a sense of right requires hard work, because avocados are very rich in flavor," said Jose. "Oliveira dispose of about 50 kg of ice cream to experiment to get the perfect taste."
Coromoto sold about 60 taste every day, but change the taste of ice cream in accordance with the seasons. In addition to the standard ice cream taste like chocolate and rum and raisins, lots of exotic fruit flavors such as guava, papaya, mango and passion fruit kind.
Some other flavors included in the 860 types of ice cream flavor is: eggs, macaroni and cheese and sardines, are examples of the weird ice cream flavor. And also there are many strange flavor names such as British Airways, Andean Kisses and I'm Sorry, Darling. One of the sense that, given the name Viagra Hope, like a bright blue Viagra pill.
I have to ask what the ingredients, and natural ingredients to make ice cream: the honey and all natural: honey and pollen. "Different people like different things," said store manager.
"Personally I like the taste of fruit but many buyers who choose the flavor that contains alcohol such as Cointreau, cognac or vodka-and-pineapple. Of course, as people are added venezuela lot of rum."
Ice cream flesh
"Sense of ice cream what is special for the store?" asked me to Jose. With a laugh, Jose said "pabellon criollo" - Venezuela's traditional food made from meat, rice, bananas, cheese and black beans, which imitated by Coromoto to flavor ice cream.
Jose fetch an ice cream scoop of each flavor-and it's really like ice cream meat sold in Coromoto.
Source: Krisman - republika.co.id
See also:
Sour Sally
Hanamasa
Jumat, 26 November 2010
Wine and Cancer Patients
Wine - Cancer patients who will undergo radiation therapy may need to take a sip of wine (Wine) before doing the treatment. Because, according to a study in women with breast cancer found that drinking wine can help to limit the toxic effects of radiation on the skin.
Known, some components of wine can protect against the harmful effects of radiation. These components include polyphenols and tannins.
In this study, Dr Gabriella Macchia, from Catholic University, Campobasso, Italy, and colleagues examined the protective effect of wine consumption of 348 women who underwent radiation therapy after breast cancer surgery. Risk of suffering toxic effects from radiation were to reach 38.4 per cent of them do not drink wine, amounting to 31.8 percent in women who drank half a glass every day, and 13.6 percent in the drinker one glass of wine a day, and 35 percent on their who drank two glasses each day.
Researchers found that women who drank only one glass of wine a day had a much lower risk of suffering from the effects of radiation therapy. In particular, they risk exposure to toxins the skin from radiation around 75 percent less than those not drinking.
Source: liputan6.com - klipberita.com
Known, some components of wine can protect against the harmful effects of radiation. These components include polyphenols and tannins.
In this study, Dr Gabriella Macchia, from Catholic University, Campobasso, Italy, and colleagues examined the protective effect of wine consumption of 348 women who underwent radiation therapy after breast cancer surgery. Risk of suffering toxic effects from radiation were to reach 38.4 per cent of them do not drink wine, amounting to 31.8 percent in women who drank half a glass every day, and 13.6 percent in the drinker one glass of wine a day, and 35 percent on their who drank two glasses each day.
Researchers found that women who drank only one glass of wine a day had a much lower risk of suffering from the effects of radiation therapy. In particular, they risk exposure to toxins the skin from radiation around 75 percent less than those not drinking.
Source: liputan6.com - klipberita.com
Kamis, 25 November 2010
Ice cream Oen from Semarang
Ice cream - Calling culinary tour of Semarang, surely Toko Oen Youth who are on the road into the earliest restaurants mentioned. Stores that have survived three generations, with the typical presenting its flagship menu or taste the material preserved from generation to generation and believed it was never changed from the first.
Toko Oen, Semarang stood since 1933, current owner Yenni Kalalo represents the third generation of the store. The concept of this one was a typical restaurant, with its ancient buildings. Even if there is a refresher course on the interior.
Toko Oen, Semarang like icons, all tourists, especially from the Netherlands who visited Semarang always stop for a moment into this store.
Currently Toko Oen is no longer synonymous with parents, when we arrived and wanted to enjoy the food at the restaurant there are some young kids come in the restaurant founded by Liem Gien Nio, wife of Oen Hok Tjoen it.
Most of these young people come to enjoy a variety of ice cream in Toko Oen, according Antok Liem Oen ice cream shop manager of the most popular ice cream Oen Simphony and Tutty Fruity.
Both Ice cream is served with a very unique shape, to Oen Simphony is a game of color in the presentation of chocolate ice cream flavor is placed at the bottom, the next level there is a sense of vanilla ice cream, and do not miss bread cat tongue.
Even more interesting was making ice cream recipe is the same as when Toko Oen stand, Antok reveals recipes made since the first generation was deliberately maintained to keep the flavor Ice cream.
"It was never tested for several materials maker Ice cream is reduced, the resulting flavor was very different. So that to this day by the next generation Toko Oen still using the old Ice cream recipes without reducing the bit composition of the author," said Antok.
Ice cream recipes that have survived decades of it was indeed very enjoyable, its melted ice cream and soft in the mouth. To think of eIce cream itself is very delicious, of course Ice cream Oen Simphony worth Rp 17,500 is not expensive and well worth the flavor ice cream itself.
Antok add enjoy ice cream at Toko Oen is very enjoyable if interspersed nyemil some typical bread made STORES Oen like kaastengel (dry cheese cake) and kattetonge (cat's tongue cookies). (Wisanggeni/CN13)
Source: suaramerdeka.com
See also:
Sushi
Hanamasa
Toko Oen, Semarang stood since 1933, current owner Yenni Kalalo represents the third generation of the store. The concept of this one was a typical restaurant, with its ancient buildings. Even if there is a refresher course on the interior.
Toko Oen, Semarang like icons, all tourists, especially from the Netherlands who visited Semarang always stop for a moment into this store.
Currently Toko Oen is no longer synonymous with parents, when we arrived and wanted to enjoy the food at the restaurant there are some young kids come in the restaurant founded by Liem Gien Nio, wife of Oen Hok Tjoen it.
Most of these young people come to enjoy a variety of ice cream in Toko Oen, according Antok Liem Oen ice cream shop manager of the most popular ice cream Oen Simphony and Tutty Fruity.
Both Ice cream is served with a very unique shape, to Oen Simphony is a game of color in the presentation of chocolate ice cream flavor is placed at the bottom, the next level there is a sense of vanilla ice cream, and do not miss bread cat tongue.
Even more interesting was making ice cream recipe is the same as when Toko Oen stand, Antok reveals recipes made since the first generation was deliberately maintained to keep the flavor Ice cream.
"It was never tested for several materials maker Ice cream is reduced, the resulting flavor was very different. So that to this day by the next generation Toko Oen still using the old Ice cream recipes without reducing the bit composition of the author," said Antok.
Ice cream recipes that have survived decades of it was indeed very enjoyable, its melted ice cream and soft in the mouth. To think of eIce cream itself is very delicious, of course Ice cream Oen Simphony worth Rp 17,500 is not expensive and well worth the flavor ice cream itself.
Antok add enjoy ice cream at Toko Oen is very enjoyable if interspersed nyemil some typical bread made STORES Oen like kaastengel (dry cheese cake) and kattetonge (cat's tongue cookies). (Wisanggeni/CN13)
Source: suaramerdeka.com
See also:
Sushi
Hanamasa
Lezatnya Sate SMS ala Tegal
Sate Kiloan SMS mengambil citarasa Sate ala Tegal untuk menu resep Sate Kambing dan untuk menu resep Lainnya seperti resep Tongseng Kambing dan resep Tongseng Ayam menggunakan bumbu rempah ala resep masakan Solo.
“Rumah makan ini perpaduan antara masakan khas Tegal dan Solo”, tandas Lina. Dar¡ desain bangunannya Sate Kiloan SMS juga punya ciri khas. Ornamen gubuk dan pernak-pernik khas pedesaan dipadu-padankan hingga menjadi hiasan yang menarik. Menurut sejarah, warung sate kiloan dirintis oleh Ujang Nasir, warga Babakan, Madang, Bogor, Jawa Barat. Disebut sate kiloan, karena pembeli sate ¡tu tidak membeli berdasarkan jumiah tusukan satenya, melainkan berapa berat kilonya.
Walau namanya Sate Kambing, namun menu resep yang disajikan rumah makan ini terbuat dar¡ daging domba, bukan dar¡ daging kambing. ALasan Lina karena daging domba memiliki serat lebih halus dibandingkan daging kambing. Selain itu aroma daging domba juga lebih bersahabat ketimbang daging kambing yang Lebih prengus.
Jika ingin menikrnati Sate Kambing di sin¡, daging kambing akan ditimbang dulu sesuai pesanan. Untuk seperempat kilogram sate, berisi 12 tusuk, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 38 ribu rupiah. Sedangkan untuk satu kilogram dipatok seharga Rp 152 ribu rupiah. Anda juga bisa membeli dalam ukuran porsi, ¡si 10 tusuk Rp 32 ribu. Jadi sangat fleksibel.
Dibandingkan olahan daging kambing, warna Sate-nya tidak cokiat kehitaman seperti Sate pada umumnya namun coklat kemerahan. Bumbu resep pelengkapnya ada potongan tomat, cabe rawit hijau, bawang merah, bawang goreng, dan sedikit siraman kecap manis. Bumbu resep pelengkap ¡ni sama dengan bumbu resep pelengkap yang digunakan pada resep Sate Tegal, yaitu Sambal Kecap berupa campuran resep bawang merah, tomat, cabe rawit, serta tak ketinggalan kecap manis.
Warna coklat kemerahan dihasilkan dar¡ olesan sedikit margarin dan kecap manis saat daging dibakar sehingga daging tak mudah hangus. Proses membakarannya menggunakan arang batok kelapa, sehingga nyala bara lebih lama dan debu bakaran tidak banyak. Dagingnya terasa begitu empuk karena domba yang digunakan oieh rumah makan ini adalah domba yang berusia antara 7-10 bulan. Bagian daging domba yang digunakan tidak ditentukan harus dar¡ bagian paha atau dada.
Yang unik adalah tambahan minyak samin yang dioleskan setelah proses pembakaran Sate. Tambahan minyak samin membuat rasa Sate gurih berbaur dengan gurihnya margarin. “Nita memang sengaja menggunakan minyak samin agar Sate lebih gurih,” ujar Lina.
Citarasa resep-nya memang benar-benar klop, ada sensasi manis dar¡ citarasa resep Sate Solo yang dengan sensasi gurih minyak samin. Sebagai penutup setequk Es Jeruk Manis sangat menyegarkan. Selain ¡tu ada pilihan Jus dan Softdrink. Aneka buah yang dijadikan Jus berupa belimbing, jeruk, mangga, alpukat, jambu, tomat, serte jus kombinasi dar¡ campuran beberapa buah. Kisaran harga makanannya mula¡ dar¡ Rp 16 ribu sampai dengan Rp 800 ribu untuk Kambing Guling, dan minuman segar dar¡ Rp 3 ribu sampai dengan Rp 10,5 ribu.
Penasaran bagaimana bedanya Sate Kambing di rumah makan ¡ni dengan tempat lainnya. Catat jam bukanya dar¡ puku1 9 pagi sampai 10 malam.***
Sumber : lintasberita.com
Lihat juga:
Dim Sum
Steak
“Rumah makan ini perpaduan antara masakan khas Tegal dan Solo”, tandas Lina. Dar¡ desain bangunannya Sate Kiloan SMS juga punya ciri khas. Ornamen gubuk dan pernak-pernik khas pedesaan dipadu-padankan hingga menjadi hiasan yang menarik. Menurut sejarah, warung sate kiloan dirintis oleh Ujang Nasir, warga Babakan, Madang, Bogor, Jawa Barat. Disebut sate kiloan, karena pembeli sate ¡tu tidak membeli berdasarkan jumiah tusukan satenya, melainkan berapa berat kilonya.
Walau namanya Sate Kambing, namun menu resep yang disajikan rumah makan ini terbuat dar¡ daging domba, bukan dar¡ daging kambing. ALasan Lina karena daging domba memiliki serat lebih halus dibandingkan daging kambing. Selain itu aroma daging domba juga lebih bersahabat ketimbang daging kambing yang Lebih prengus.
Jika ingin menikrnati Sate Kambing di sin¡, daging kambing akan ditimbang dulu sesuai pesanan. Untuk seperempat kilogram sate, berisi 12 tusuk, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 38 ribu rupiah. Sedangkan untuk satu kilogram dipatok seharga Rp 152 ribu rupiah. Anda juga bisa membeli dalam ukuran porsi, ¡si 10 tusuk Rp 32 ribu. Jadi sangat fleksibel.
Dibandingkan olahan daging kambing, warna Sate-nya tidak cokiat kehitaman seperti Sate pada umumnya namun coklat kemerahan. Bumbu resep pelengkapnya ada potongan tomat, cabe rawit hijau, bawang merah, bawang goreng, dan sedikit siraman kecap manis. Bumbu resep pelengkap ¡ni sama dengan bumbu resep pelengkap yang digunakan pada resep Sate Tegal, yaitu Sambal Kecap berupa campuran resep bawang merah, tomat, cabe rawit, serta tak ketinggalan kecap manis.
Warna coklat kemerahan dihasilkan dar¡ olesan sedikit margarin dan kecap manis saat daging dibakar sehingga daging tak mudah hangus. Proses membakarannya menggunakan arang batok kelapa, sehingga nyala bara lebih lama dan debu bakaran tidak banyak. Dagingnya terasa begitu empuk karena domba yang digunakan oieh rumah makan ini adalah domba yang berusia antara 7-10 bulan. Bagian daging domba yang digunakan tidak ditentukan harus dar¡ bagian paha atau dada.
Yang unik adalah tambahan minyak samin yang dioleskan setelah proses pembakaran Sate. Tambahan minyak samin membuat rasa Sate gurih berbaur dengan gurihnya margarin. “Nita memang sengaja menggunakan minyak samin agar Sate lebih gurih,” ujar Lina.
Citarasa resep-nya memang benar-benar klop, ada sensasi manis dar¡ citarasa resep Sate Solo yang dengan sensasi gurih minyak samin. Sebagai penutup setequk Es Jeruk Manis sangat menyegarkan. Selain ¡tu ada pilihan Jus dan Softdrink. Aneka buah yang dijadikan Jus berupa belimbing, jeruk, mangga, alpukat, jambu, tomat, serte jus kombinasi dar¡ campuran beberapa buah. Kisaran harga makanannya mula¡ dar¡ Rp 16 ribu sampai dengan Rp 800 ribu untuk Kambing Guling, dan minuman segar dar¡ Rp 3 ribu sampai dengan Rp 10,5 ribu.
Penasaran bagaimana bedanya Sate Kambing di rumah makan ¡ni dengan tempat lainnya. Catat jam bukanya dar¡ puku1 9 pagi sampai 10 malam.***
Sumber : lintasberita.com
Lihat juga:
Dim Sum
Steak
Makan Soto Gondrong
Soto Gondrong???...Yup, sebenarnya sudah sering sih saya mendengar bisik-bisik tentang ke"maknyusan." Kuliner yang satu ini apalagi tempatnya pun gak jauh-jauh dari kediaman-koe. Penasaran???. Yup, tentu saja. Padahal apa sih bedanya dengan soto-soto ayam lainnya...apa sih yang membuat Soto Gondrong ini begitu terdengar istimewa banget..apanya yang gondrong ya..hehe..
Agar tidak terus dibuat penasaran maka saya dan keluarga berencana menikmati makan siang dirumah makan ini. Terletak ditempat yang agak tinggi dan berada dipojok jalan membuat rumah makan ini mudah terlihat. So, gak usah khawatir bakal kesasar deh..
Hmmm, tempat parkir terlihat penuh dengan kendaraan berplat nomor surabaya maupun beberapa kota lain di Jawa Timur. Yup, gak heran deh...tempat-tempat wisata maupun kuliner dikota-koe selalu dipadati oleh para pelancong dari luar kota yang tengah berakhir pekan... Hari sabtu dan hari Minggu merupakan saat panen bagi tempat-tempat wisata alam maupun rumah makan. Panen raya hehe...
Akhirnya kami dapat tempat parkir juga deh...bergaya arsitektural yang unik dengan memanfaatkan bambu dimana setiap sambungan antar bambu menggunakan tali yang diikat..(tanpa paku). Dan tanpa kaca maupun pembatas ruang (dinding). Sehingga terlihat menyatu banget dengan hijaunya tanaman disekitar area resto.
Duh, gak sabar deh menunggu pesanan soto Gondrong datang...dan hmmm, akhirnya kuliner tersebut terhidang dihadapan kami..soto gondrong plus es degan..sipppp...saatnya icip-icip nih. Hmmm, saya-pun merasakan sensasi yang WAOWWW..rempah-rempahnya terasa banget... ahhh...kayaknya ini yang menjadi bumbu rahasia kuliner ini...daripada puyeng mencari asal rasa tersebut saya pun larut dalam kenikmatan soto gondrong dan pas banget dengan kondisi perut yang lagi lapar. Hmm, menikmati soto hangat didaerah pegunungan...(gak kebayang deh ^_^). O,ya..soto gondrong ini dibandrol harga Rp 12.500,-/porsi. Konon katanya, para pramusaji diresto ini dulunya kudu berambut gondrong (untuk para pria). Namun, saya hanya menemui satu orang saja yang masih berambut gondrong..(mungkin yang lainnya merasa ribet kali yaaaa..harus masak soto plus menyisir rambut juga hahaha..).
Selain menu soto gondrong,diresto ini juga terdapat menu-menu lain seperti kupang lontong, bakso, lontong balap, sate ayam maupun beberapa jajanan pasar seperti nagasari, ote-ote, pisang goreng...dan..JAGUNG BAKAR bok...hehe...
Seusai menikmati makan siang, kami tak ingin terburu-buru beranjak meninggalkan area resto...duduk-duduk dihalaman resto yang luas sambil menikmati alam pegunungan dan rumah-rumah yang terlihat kecil nun jauh disana. Hmmm, sangat menyenangkan sambil menurunkan "rasa kenyang" hehe...
O,ya biaya parkir sebesar Rp 1.500,- pun sudah langsung dibayar dikasir..so, gak perlu lagi merogoh kocek untuk para tukang parkir kecuali anda ingin memberi tips kepada mereka..^_^..
Ahhh, soto gondrong...seperti itu ya rasanya...membuat-koe ketagihan dan berjanji akan datang lagi bersama keluarga.....tunggu ya..
Sumber : Micky Jo - wikimu.com
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
Agar tidak terus dibuat penasaran maka saya dan keluarga berencana menikmati makan siang dirumah makan ini. Terletak ditempat yang agak tinggi dan berada dipojok jalan membuat rumah makan ini mudah terlihat. So, gak usah khawatir bakal kesasar deh..
Hmmm, tempat parkir terlihat penuh dengan kendaraan berplat nomor surabaya maupun beberapa kota lain di Jawa Timur. Yup, gak heran deh...tempat-tempat wisata maupun kuliner dikota-koe selalu dipadati oleh para pelancong dari luar kota yang tengah berakhir pekan... Hari sabtu dan hari Minggu merupakan saat panen bagi tempat-tempat wisata alam maupun rumah makan. Panen raya hehe...
Akhirnya kami dapat tempat parkir juga deh...bergaya arsitektural yang unik dengan memanfaatkan bambu dimana setiap sambungan antar bambu menggunakan tali yang diikat..(tanpa paku). Dan tanpa kaca maupun pembatas ruang (dinding). Sehingga terlihat menyatu banget dengan hijaunya tanaman disekitar area resto.
Duh, gak sabar deh menunggu pesanan soto Gondrong datang...dan hmmm, akhirnya kuliner tersebut terhidang dihadapan kami..soto gondrong plus es degan..sipppp...saatnya icip-icip nih. Hmmm, saya-pun merasakan sensasi yang WAOWWW..rempah-rempahnya terasa banget... ahhh...kayaknya ini yang menjadi bumbu rahasia kuliner ini...daripada puyeng mencari asal rasa tersebut saya pun larut dalam kenikmatan soto gondrong dan pas banget dengan kondisi perut yang lagi lapar. Hmm, menikmati soto hangat didaerah pegunungan...(gak kebayang deh ^_^). O,ya..soto gondrong ini dibandrol harga Rp 12.500,-/porsi. Konon katanya, para pramusaji diresto ini dulunya kudu berambut gondrong (untuk para pria). Namun, saya hanya menemui satu orang saja yang masih berambut gondrong..(mungkin yang lainnya merasa ribet kali yaaaa..harus masak soto plus menyisir rambut juga hahaha..).
Selain menu soto gondrong,diresto ini juga terdapat menu-menu lain seperti kupang lontong, bakso, lontong balap, sate ayam maupun beberapa jajanan pasar seperti nagasari, ote-ote, pisang goreng...dan..JAGUNG BAKAR bok...hehe...
Seusai menikmati makan siang, kami tak ingin terburu-buru beranjak meninggalkan area resto...duduk-duduk dihalaman resto yang luas sambil menikmati alam pegunungan dan rumah-rumah yang terlihat kecil nun jauh disana. Hmmm, sangat menyenangkan sambil menurunkan "rasa kenyang" hehe...
O,ya biaya parkir sebesar Rp 1.500,- pun sudah langsung dibayar dikasir..so, gak perlu lagi merogoh kocek untuk para tukang parkir kecuali anda ingin memberi tips kepada mereka..^_^..
Ahhh, soto gondrong...seperti itu ya rasanya...membuat-koe ketagihan dan berjanji akan datang lagi bersama keluarga.....tunggu ya..
Sumber : Micky Jo - wikimu.com
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
Delicacies of Tongue Steak
Steak or biefstuk is one dish which is still used as colonial mainstay of many restaurants. Dutch-influenced culinary dish is indeed made from cow's tongue. Peeled and boiled beef tongue until completely tender.
If you want a little pampering with a special meal this afternoon, let alone taste the food of this colonial style. Tasty tender slices of cow tongue with a splash of fragrant sauce. Added potatoes and vegetables, be a delicious lunch and steady!
Furthermore steak with a sauce flavored English, a little soy sauce, cloves, nutmeg and pepper. Because it feels a bit sweet with a fragrant aroma of spices. Some restaurants serve steak with brown sauce or tongue blackpepper sauce so that the view becomes more modern.
Complementary beefsteak tongue is French fries or boiled, a few pieces of lettuce and vegetables setup. Because of that portion of beefsteak tongue will not only make full but also nutritionally complete. Taste delicious tender beef tongue will be stroking the tongue with a fragrant sauce dressing. Hmm .. really delicious!
If you are ready to shake up the tongue with tongue steak, quickly select a restaurant below.
RM Miranda (TanGoei)
Jl. Besuki, Menteng
Central Jakarta
Kusuma Sari Café & Catering
Jl. KH Ahmad Dahlan 12
Kebayoran Baru
South Jakarta
RM Bu Endang
Jl. Wijaya I No. 28.
South Jakarta
Indo Dutch Restaurant Ny.Han
Jalan Raya Serpong Km 7 No. 8 C
Serpong, Tangerang
Phone: 021-5396808
Star Cafe
Jl. Arterial Kedoya Raya No.20
West Jakarta
Kitchen Babah
Jl. Veteran I / 17-19
Central Jakarta
Phone: 021-7060 2256; 021-385 5653 (dev / Odi)
Source: Odilia Winneke-detikFood
See also:
Dim Sum
Hanamasa
If you want a little pampering with a special meal this afternoon, let alone taste the food of this colonial style. Tasty tender slices of cow tongue with a splash of fragrant sauce. Added potatoes and vegetables, be a delicious lunch and steady!
Furthermore steak with a sauce flavored English, a little soy sauce, cloves, nutmeg and pepper. Because it feels a bit sweet with a fragrant aroma of spices. Some restaurants serve steak with brown sauce or tongue blackpepper sauce so that the view becomes more modern.
Complementary beefsteak tongue is French fries or boiled, a few pieces of lettuce and vegetables setup. Because of that portion of beefsteak tongue will not only make full but also nutritionally complete. Taste delicious tender beef tongue will be stroking the tongue with a fragrant sauce dressing. Hmm .. really delicious!
If you are ready to shake up the tongue with tongue steak, quickly select a restaurant below.
RM Miranda (TanGoei)
Jl. Besuki, Menteng
Central Jakarta
Kusuma Sari Café & Catering
Jl. KH Ahmad Dahlan 12
Kebayoran Baru
South Jakarta
RM Bu Endang
Jl. Wijaya I No. 28.
South Jakarta
Indo Dutch Restaurant Ny.Han
Jalan Raya Serpong Km 7 No. 8 C
Serpong, Tangerang
Phone: 021-5396808
Star Cafe
Jl. Arterial Kedoya Raya No.20
West Jakarta
Kitchen Babah
Jl. Veteran I / 17-19
Central Jakarta
Phone: 021-7060 2256; 021-385 5653 (dev / Odi)
Source: Odilia Winneke-detikFood
See also:
Dim Sum
Hanamasa
Rabu, 24 November 2010
Many kind of Dim Sum Restaurant
You rush off to work and no time for breakfast? Or you the type who can not eat carbs in the morning? If so, try to eat Dim Sum!
Dim sum is a kind of snack food is nutritious enough to satiate your stomach. The tradition originated from the Cantonese Dim Sum, Chinese Dim Sum which is always presented as a friend to tea. Starting from teahouses to the pilgrims, Dim Sum is always presented in the morning as they journey.
In development now, in some countries such as Hong Kong, Dim Sum is served in the morning as a breakfast dish and is usually only sold until noon only. According to experts, Dim Sum is very healthful and nutritious. Now many people who choose to consume healthy because in addition to Dim Sum is also practical.
Dim sum has a variety of types, there are steamed Dim Sum (steamed), such as dumplings, hakau (shrimp), Cheong fun (rice flour), siomai. While the fries, including shrimp spring rolls, fried taro, or fried dumplings.
If you want to try Dim Sum, just sharing, here are some Chinese restaurants that have a variety of dim sum which I think worth a try:
1. Ocean Restaurant
Various kinds of dim sum is available here. Ocean is always crowded when the weekend arrives, so you must be willing to queue in order to enjoy the menu here. Menu recommendations: Cheong fun and chicken siomai.
2. Huang Ting Restaurant
Restaurant Chinese food also has many variations of dim sum. At weekends, dim sumnya more complete collection than regular days. Menu recommendations: shrimp dumplings mayonnaise and siomai.
3. Ta Wan Restaurant
Although variations on dim sum menus here tend to be small, shrimp spring rolls from Ta Wan still worth a try! In addition, the restaurant is also famous for its variation that is not less tempting porridge.
4. Daniang Dumpling
The unique thing of this restaurant is presenting his kitchen in front so that it can be seen all fresh food cooked by the chef directly. Menu that I recommend is Xiao lung bao, which is shaped bao dumplings, which contain meat and berkuah. In addition you can also try Sui Kiau, the steamed dumplings containing meat or vegetables.
5. Din Tai Fung
The most popular menu of Din Tai Fung is the Xiao Lung Bao (a type of flour dough that contains meat) and puree. Although relatively expensive, but for those of you who enjoyed Xiao Lung Bao, this is where the most delicious.
Talking about Dim Sum, stomach I was suddenly rumbling. Hmm ... Are you also begin to be tempted by the tiny?
Source: viola-urbanesia.com Kurniawati
See also:
Hanamasa
Sushi
Dim sum is a kind of snack food is nutritious enough to satiate your stomach. The tradition originated from the Cantonese Dim Sum, Chinese Dim Sum which is always presented as a friend to tea. Starting from teahouses to the pilgrims, Dim Sum is always presented in the morning as they journey.
In development now, in some countries such as Hong Kong, Dim Sum is served in the morning as a breakfast dish and is usually only sold until noon only. According to experts, Dim Sum is very healthful and nutritious. Now many people who choose to consume healthy because in addition to Dim Sum is also practical.
Dim sum has a variety of types, there are steamed Dim Sum (steamed), such as dumplings, hakau (shrimp), Cheong fun (rice flour), siomai. While the fries, including shrimp spring rolls, fried taro, or fried dumplings.
If you want to try Dim Sum, just sharing, here are some Chinese restaurants that have a variety of dim sum which I think worth a try:
1. Ocean Restaurant
Various kinds of dim sum is available here. Ocean is always crowded when the weekend arrives, so you must be willing to queue in order to enjoy the menu here. Menu recommendations: Cheong fun and chicken siomai.
2. Huang Ting Restaurant
Restaurant Chinese food also has many variations of dim sum. At weekends, dim sumnya more complete collection than regular days. Menu recommendations: shrimp dumplings mayonnaise and siomai.
3. Ta Wan Restaurant
Although variations on dim sum menus here tend to be small, shrimp spring rolls from Ta Wan still worth a try! In addition, the restaurant is also famous for its variation that is not less tempting porridge.
4. Daniang Dumpling
The unique thing of this restaurant is presenting his kitchen in front so that it can be seen all fresh food cooked by the chef directly. Menu that I recommend is Xiao lung bao, which is shaped bao dumplings, which contain meat and berkuah. In addition you can also try Sui Kiau, the steamed dumplings containing meat or vegetables.
5. Din Tai Fung
The most popular menu of Din Tai Fung is the Xiao Lung Bao (a type of flour dough that contains meat) and puree. Although relatively expensive, but for those of you who enjoyed Xiao Lung Bao, this is where the most delicious.
Talking about Dim Sum, stomach I was suddenly rumbling. Hmm ... Are you also begin to be tempted by the tiny?
Source: viola-urbanesia.com Kurniawati
See also:
Hanamasa
Sushi
Sate Torpedo and Surya Saputra
Sate - Surya Saputra didaulat as host of the show 'Whole Joint Bango Sacrifice' at Masjid Raya Pondok Indah, South Jakarta. He got a new experience when tasted Sate torpedo.
"It feels good but if asked to choose, I prefer to broil the meat instead of torpedoes," Surya said when met at the sidelines of the event, Friday, November 27, 2009.
Sate torpedo is a dish prepared from cow or goat sex organ. Myth, sate torpedo efficacious as a tonic male or enhance sexual arousal. "The effect is dangerous, but lets get that myth," he said.
Although not too much like the taste, Surya did not give up to try it again. The reason, sate torpedo is one of the typical menu that is served in Indonesian culinary. "That includes preserving," he said.
Source: Tri Pipiet Noorastuti, Gestina Rachmawati-showbiz.vivanews.com
See also:
Sour Sally
Burger King
"It feels good but if asked to choose, I prefer to broil the meat instead of torpedoes," Surya said when met at the sidelines of the event, Friday, November 27, 2009.
Sate torpedo is a dish prepared from cow or goat sex organ. Myth, sate torpedo efficacious as a tonic male or enhance sexual arousal. "The effect is dangerous, but lets get that myth," he said.
Although not too much like the taste, Surya did not give up to try it again. The reason, sate torpedo is one of the typical menu that is served in Indonesian culinary. "That includes preserving," he said.
Source: Tri Pipiet Noorastuti, Gestina Rachmawati-showbiz.vivanews.com
See also:
Sour Sally
Burger King
Uniqueness of Ice cream
Last one year, chose Ice cream was more confusing. Confused because the more diverse flavors offered. Not to mention all the 'accessories' additions that can be mixed in it.
Ice cream culinary development to form an increasingly 'complex' is most easily seen in shopping centers. Ice cream restaurant and home-based businesses, too, improvise.
If you have this, there is no other way to know the greatness of culinary development jajal Ice cream in addition to direct. In addition, the appearance of Ice cream are increasingly 'complex' challenge the sense of taste.
One of the interesting try is Cold Stone Creamery. Ice cream from Arizona, USA, this is on some central shopping area of South Jakarta.
From the pictures at the booth can be seen ice cream categorized as 'complicated' earlier. Ice cream is rising in the cup of dried wafle wavy until like a volcano erupting.
However vomit stone alternated with chocolate, nuts, and even some bananas, crackers, and chunks of chocolate cake. There are 21 ice cream flavors and 43 mix (mix-in) other provided.
If you have not dared to explore, select the signature ice cream is a safe way to get a delicious creations. One of the flagship stores Devotion ie it is chocolate ice cream mixed with chocolate brown granules and brownies. Sensation on the tongue seems equivalent. Although porous, ice cream was soft. Viscosity shows high levels of milk.
Mixed grain of chocolate make this meal feels crowded in the mouth. Maybe a little bit inconvenient because some sticky brown teeth. Even so sweet keep fit, it is probably because the ice cream base that is not too sweet.
Ice cream mixed style is also already entered the hotel buffe. Shangri-La Hotel, one of them. Although not seberagam at the booth, in the form of chocolate biscuits, bars, cylinders, or strawberry are also available. "Because the bottom line is be creative as you please. That's what made people love ice cream. While not bad, still prefer for your own creations," said Executive Pastry Chef Shangri-La, Guillaume Bonnety.
Men's French vanilla ice cream assess the best basis for mixing. "Because not too sweet," said Bonnety who called the style of ice cream as tepanyaki, referring to the table where the mixing of ice cream.
This table also become an additional attraction is ice cream. On the table are similar to refrigerated granite table tepanyaki processing, the ice cream mix, chopped, to be compressed again. Even so, the ice cream does not melt.
Italian gelato ice cream (gelati-plural) are also increasingly found in Indonesia. Ice cream contains fruit and low fat content of milk.
That way, gelati feel lighter than regular ice cream. Alessandro Santi, Italian chef at the Shangri-La, said gelati functioning wash the taste of food in advance and provide a sense of fresh afterwards.
Source: Dok.mi/OL-5 - Star Krisanti - Media Indonesia
See also:
Soto
Wine
Ice cream culinary development to form an increasingly 'complex' is most easily seen in shopping centers. Ice cream restaurant and home-based businesses, too, improvise.
If you have this, there is no other way to know the greatness of culinary development jajal Ice cream in addition to direct. In addition, the appearance of Ice cream are increasingly 'complex' challenge the sense of taste.
One of the interesting try is Cold Stone Creamery. Ice cream from Arizona, USA, this is on some central shopping area of South Jakarta.
From the pictures at the booth can be seen ice cream categorized as 'complicated' earlier. Ice cream is rising in the cup of dried wafle wavy until like a volcano erupting.
However vomit stone alternated with chocolate, nuts, and even some bananas, crackers, and chunks of chocolate cake. There are 21 ice cream flavors and 43 mix (mix-in) other provided.
If you have not dared to explore, select the signature ice cream is a safe way to get a delicious creations. One of the flagship stores Devotion ie it is chocolate ice cream mixed with chocolate brown granules and brownies. Sensation on the tongue seems equivalent. Although porous, ice cream was soft. Viscosity shows high levels of milk.
Mixed grain of chocolate make this meal feels crowded in the mouth. Maybe a little bit inconvenient because some sticky brown teeth. Even so sweet keep fit, it is probably because the ice cream base that is not too sweet.
Ice cream mixed style is also already entered the hotel buffe. Shangri-La Hotel, one of them. Although not seberagam at the booth, in the form of chocolate biscuits, bars, cylinders, or strawberry are also available. "Because the bottom line is be creative as you please. That's what made people love ice cream. While not bad, still prefer for your own creations," said Executive Pastry Chef Shangri-La, Guillaume Bonnety.
Men's French vanilla ice cream assess the best basis for mixing. "Because not too sweet," said Bonnety who called the style of ice cream as tepanyaki, referring to the table where the mixing of ice cream.
This table also become an additional attraction is ice cream. On the table are similar to refrigerated granite table tepanyaki processing, the ice cream mix, chopped, to be compressed again. Even so, the ice cream does not melt.
Italian gelato ice cream (gelati-plural) are also increasingly found in Indonesia. Ice cream contains fruit and low fat content of milk.
That way, gelati feel lighter than regular ice cream. Alessandro Santi, Italian chef at the Shangri-La, said gelati functioning wash the taste of food in advance and provide a sense of fresh afterwards.
Source: Dok.mi/OL-5 - Star Krisanti - Media Indonesia
See also:
Soto
Wine
Selasa, 23 November 2010
Sushi World Yummy
Sushi fans will do anything to get their favorite food. Even if necessary, stand in line and did not mind paying a high price. But for this one is guaranteed you will not need to queue. The price is very affordable. Understandably, student price.
Sushi World deserve to be one where a fitting choice for those who like sushi. In this restaurant guests can taste a variety of fusion sushi that is loved by young people. Fusion sushi has a different taste, because it has undergone little change, by combining existing materials.
Basically, sushi is a Japanese food consisting of rice which is formed with side dishes of seafood, meat, raw or cooked vegetables. The origins of the word sushi is the adjective for the sour taste of sushi written in kanji.
At first, sushi, written with the kanji is the term for one type of fish called gyosho preservation, ie, smear the fish with salt, powdered yeast or the dregs of sake.
"If fusion sushi coupled with new materials such as mayonnaise, avocado, mango, cucumber, and even cayenne pepper. Sushinya can be fried," said Rahandari (23) aka Riri, one of the owners of Sushi World.
A variety of sushi served with a very attractive and tempting. One of the flagship dragon roll. The depth is filled with fried shrimp and mayonnaise and sprinkled with tempura flour and given the avocado on top. This menu also includes popular at many other sushi restaurants.
Although the terms of the same species, but from the content and presentation is made differently. Most importantly, the price can be half the price of well-known sushi restaurant. Dragon roll was pegged to the price of Rp 35,000.
Riri is also suggested to try volcano. Sushi is delicious smeared with red sauce made of baby octopus and mayo sauce. The sushi rolls filled with crab meat, mayonnaise, and avocado. For those who like the spicy taste, it is advisable to dare to try kalimantan. Sushi contains sisamo fish, mayonnaise, watercress, and cayenne pepper.
"Quite often there is also a consumer who advise us to be made of certain types of sushi ever tried at other restaurants. Had it fits, it is possible to be included in the menu," says Riri again.
There is also a type of sushi called Gunkan, the rice is rolled up and given a topping of raw fish, eggs, fish or eel on top, and wrapped in nori around it. Another type is nigiri sushi, the sushi is on it were given slices of fish and then tied with nori.
As a friend to eat sushi, the most fit combined with wasabi. Typical Japanese condiment that is unique. Because the material instead of chili sauce that we usually eat, but made from Japanese horseradish that would arise if taste spicy enough to sting the nose.
Visitors who can not stand feeling of spiciness can mix wasabi with Shoyu, which is a type of Japanese soy sauce that tastes salty and sweet. Also equipped with handcuffs, a kind of pink ginger.
For information, sushi with fish that have been through the process of cooking it a good nutritional value, low-calorie, and low in fat. Sushi salmon contain vitamin D, and sticky material in sushi provides a good carbohydrate for energy.
Based on research by Dr Iain Brownlee of the University of Newscastle, sushi is also popular as a weight loss diet.
Elements that provide such benefits is nori, dried seaweed used to wrap sushi. British researchers say that the nori has the potential to reduce the retention of body fat to 75 percent.
Source: wartakotalive.com - megapolitan.kompas.com
See also:
Hanamasa
Dim Sum
Sushi World deserve to be one where a fitting choice for those who like sushi. In this restaurant guests can taste a variety of fusion sushi that is loved by young people. Fusion sushi has a different taste, because it has undergone little change, by combining existing materials.
Basically, sushi is a Japanese food consisting of rice which is formed with side dishes of seafood, meat, raw or cooked vegetables. The origins of the word sushi is the adjective for the sour taste of sushi written in kanji.
At first, sushi, written with the kanji is the term for one type of fish called gyosho preservation, ie, smear the fish with salt, powdered yeast or the dregs of sake.
"If fusion sushi coupled with new materials such as mayonnaise, avocado, mango, cucumber, and even cayenne pepper. Sushinya can be fried," said Rahandari (23) aka Riri, one of the owners of Sushi World.
A variety of sushi served with a very attractive and tempting. One of the flagship dragon roll. The depth is filled with fried shrimp and mayonnaise and sprinkled with tempura flour and given the avocado on top. This menu also includes popular at many other sushi restaurants.
Although the terms of the same species, but from the content and presentation is made differently. Most importantly, the price can be half the price of well-known sushi restaurant. Dragon roll was pegged to the price of Rp 35,000.
Riri is also suggested to try volcano. Sushi is delicious smeared with red sauce made of baby octopus and mayo sauce. The sushi rolls filled with crab meat, mayonnaise, and avocado. For those who like the spicy taste, it is advisable to dare to try kalimantan. Sushi contains sisamo fish, mayonnaise, watercress, and cayenne pepper.
"Quite often there is also a consumer who advise us to be made of certain types of sushi ever tried at other restaurants. Had it fits, it is possible to be included in the menu," says Riri again.
There is also a type of sushi called Gunkan, the rice is rolled up and given a topping of raw fish, eggs, fish or eel on top, and wrapped in nori around it. Another type is nigiri sushi, the sushi is on it were given slices of fish and then tied with nori.
As a friend to eat sushi, the most fit combined with wasabi. Typical Japanese condiment that is unique. Because the material instead of chili sauce that we usually eat, but made from Japanese horseradish that would arise if taste spicy enough to sting the nose.
Visitors who can not stand feeling of spiciness can mix wasabi with Shoyu, which is a type of Japanese soy sauce that tastes salty and sweet. Also equipped with handcuffs, a kind of pink ginger.
For information, sushi with fish that have been through the process of cooking it a good nutritional value, low-calorie, and low in fat. Sushi salmon contain vitamin D, and sticky material in sushi provides a good carbohydrate for energy.
Based on research by Dr Iain Brownlee of the University of Newscastle, sushi is also popular as a weight loss diet.
Elements that provide such benefits is nori, dried seaweed used to wrap sushi. British researchers say that the nori has the potential to reduce the retention of body fat to 75 percent.
Source: wartakotalive.com - megapolitan.kompas.com
See also:
Hanamasa
Dim Sum
Sushi Bagi Pemula
Masakan Jepang kian menjadi trend, yang dengan mudah bisa kita temui dari warung tenda kakilima sampai restoran hotel berbintang. Menyaingi hotdog atau hamburger yang telah lama populer. Padahal bagi orang Indonesia yang terbiasa dengan masakan yang serba dikukus dan digodog, Sushi sangat berlainan. Menu sushi biasanya disajikan serba mentah. Makanan ikan, udang atau sayur kerap disajikan mentah, sehingga kadang terasa amis dan dingin. Bagi penikmat pemula, ini sering menjadi penghalang untuk mencobanya pertama kali.
Sesungguhnya tak semua menu sushi disajikan mentah. Menu-menu serba mentah biasanya disajikan untuk menu vegetarian sushi, misalnya yang berisi mentimun (bahasa Jepang, kappa maki) atau alpokat. Ada dua jenis sushi, yaitu Nigiri dan Maki. Nigiri biasanya disajikan semua serba mentah.
Untuk menghindari bau amis ikan atau udang, bagi pemula sebaiknya menyantap sushi jenis Maki. Pada sushi menu Maki, biasanya 'menyembunyikan' ikan atau udang didalam gulungan nasi dan nori, serta seringkai diberi saus seperti mayones yang menghilangkan bau amis. Dan pilihan gulungan sushi yang berisi ikan jenis tuna atau salmon. Udang biasanya agak susah dihilangkan bau amisnya, tetapi dengan saus mayones, baunya akan sedikit ternetralkan.
Pelengkap saat menyantap sushi biasanya juga disediakan Shoyu atau kecap Jepang, selain itu biasanya juga ada gari, alias manisan jahe berwarna merah muda, yang dapat mengurangi rasa amis ikan dan menetralkan indera perasa kita di antara berbagai rasa ikan mentah, yang bagi pemula, kadang terasa janggal dan bisa bikin muntah.
Saat ini sushi juga tak sepenuhnya menjadi monopoli makanan Jepang. Sudah banyak sushi fast food yang bergaya Amerika Serikat. Ini karena di Amerika Serikat, sushi sudah berkembang pesat sebagai masakan populer. Para pemula bisa memulai mencoba sushi, dengan menyantap sushi gaya Amerika ini.
Variasi-variasi sushi baru ala Amerika yang dijuluki fusion sushi, malah seringkali lebih populer dibandingkan sushi tradisional. Diantara fushion sushi yang populer dan familiar di lidah kita, diantaranya, Philly Roll, yaitu sushi yang berisi salmon asap, cream cheese, alpokat, dan daun bawang. Kemudian California Roll, sushi yang berisi surimi (daging kepiting tiruan), alpokat, ketimun dan bagian luarnya kadang ditaburi tobiko (telur ikan). Ada lagi Hawaian Roll, sushi yang berisi unagi, alpokat, dan kacang. Sedangkan Boston Roll, yang berisi udang, alpokat, ketimun, dan ditaburi Tobiko.
Sushi jenis ini, bisa dicoba bagi kalangan pemula, atau bahkan ibu-ibu yang sedang hamil muda, yang biasanya akan muntah kalau membaui bau amis.
Sumber : Wahyu - tempointeraktif.com
Lihat juga:
Hanamasa
Dim Sum
Sesungguhnya tak semua menu sushi disajikan mentah. Menu-menu serba mentah biasanya disajikan untuk menu vegetarian sushi, misalnya yang berisi mentimun (bahasa Jepang, kappa maki) atau alpokat. Ada dua jenis sushi, yaitu Nigiri dan Maki. Nigiri biasanya disajikan semua serba mentah.
Untuk menghindari bau amis ikan atau udang, bagi pemula sebaiknya menyantap sushi jenis Maki. Pada sushi menu Maki, biasanya 'menyembunyikan' ikan atau udang didalam gulungan nasi dan nori, serta seringkai diberi saus seperti mayones yang menghilangkan bau amis. Dan pilihan gulungan sushi yang berisi ikan jenis tuna atau salmon. Udang biasanya agak susah dihilangkan bau amisnya, tetapi dengan saus mayones, baunya akan sedikit ternetralkan.
Pelengkap saat menyantap sushi biasanya juga disediakan Shoyu atau kecap Jepang, selain itu biasanya juga ada gari, alias manisan jahe berwarna merah muda, yang dapat mengurangi rasa amis ikan dan menetralkan indera perasa kita di antara berbagai rasa ikan mentah, yang bagi pemula, kadang terasa janggal dan bisa bikin muntah.
Saat ini sushi juga tak sepenuhnya menjadi monopoli makanan Jepang. Sudah banyak sushi fast food yang bergaya Amerika Serikat. Ini karena di Amerika Serikat, sushi sudah berkembang pesat sebagai masakan populer. Para pemula bisa memulai mencoba sushi, dengan menyantap sushi gaya Amerika ini.
Variasi-variasi sushi baru ala Amerika yang dijuluki fusion sushi, malah seringkali lebih populer dibandingkan sushi tradisional. Diantara fushion sushi yang populer dan familiar di lidah kita, diantaranya, Philly Roll, yaitu sushi yang berisi salmon asap, cream cheese, alpokat, dan daun bawang. Kemudian California Roll, sushi yang berisi surimi (daging kepiting tiruan), alpokat, ketimun dan bagian luarnya kadang ditaburi tobiko (telur ikan). Ada lagi Hawaian Roll, sushi yang berisi unagi, alpokat, dan kacang. Sedangkan Boston Roll, yang berisi udang, alpokat, ketimun, dan ditaburi Tobiko.
Sushi jenis ini, bisa dicoba bagi kalangan pemula, atau bahkan ibu-ibu yang sedang hamil muda, yang biasanya akan muntah kalau membaui bau amis.
Sumber : Wahyu - tempointeraktif.com
Lihat juga:
Hanamasa
Dim Sum
Senin, 22 November 2010
Burger King's Decision
PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) was disappointed with Burger King's decision to no longer buy palm oil production.
"We are disappointed with the decision and will continue to provide a better understanding of the Burger King on our sustainability commitment," said Smart detikFinance quoted in a statement on Friday (03/09/2010).
Smart expects Burger King remains a palm oil consumer. Smart is also confident that Burger King's decision does not represent the views of most consumers.
"We look forward to welcoming them back as a consumer in the near future," said Smart.
Smart states, independent verification report (IVEX) have concluded SMART is a responsible company and operates in rigorous Standard Operating Procedures.
As is known, the U.S. fast food giant, Burger King decided to no longer buy palm oil from the Sinar Mas and son business. The decision was taken after Greenpeace is running a negative campaign against the Sinar Mas.
Burger King said in a statement asserted, the result of verification by independent auditors of the business unit of Sinar Mas, PT Smart Tbk shows activity that is inconsistent with the commitment to corporate responsibility.
Burger King's decision was also taken after the release of the results of the verification team that is prepared by an independent verification agency Control Union Certification (CUC) and the BSI Group of PT Sinar Mas Agro Research and Technology Tbk (Smart) and the parent company of Golden Agri Resources Smart.
Source: Qom / dnl - Nurul Qomariyah - detikFinance
See also:
Sate
Soto
"We are disappointed with the decision and will continue to provide a better understanding of the Burger King on our sustainability commitment," said Smart detikFinance quoted in a statement on Friday (03/09/2010).
Smart expects Burger King remains a palm oil consumer. Smart is also confident that Burger King's decision does not represent the views of most consumers.
"We look forward to welcoming them back as a consumer in the near future," said Smart.
Smart states, independent verification report (IVEX) have concluded SMART is a responsible company and operates in rigorous Standard Operating Procedures.
As is known, the U.S. fast food giant, Burger King decided to no longer buy palm oil from the Sinar Mas and son business. The decision was taken after Greenpeace is running a negative campaign against the Sinar Mas.
Burger King said in a statement asserted, the result of verification by independent auditors of the business unit of Sinar Mas, PT Smart Tbk shows activity that is inconsistent with the commitment to corporate responsibility.
Burger King's decision was also taken after the release of the results of the verification team that is prepared by an independent verification agency Control Union Certification (CUC) and the BSI Group of PT Sinar Mas Agro Research and Technology Tbk (Smart) and the parent company of Golden Agri Resources Smart.
Source: Qom / dnl - Nurul Qomariyah - detikFinance
See also:
Sate
Soto
Donny Pramono, founder of Sour Sally
He was only 27 years old tread, but his efforts to expand rapidly. Within a half years, the business yogurtnya labeled Sour Sally was present in four major cities with dozens of outlets. Donny Pramono also intends to pass on a healthy lifestyle together yogurtnya in neighboring countries, like Singapore and Malaysia.
"At first because I was interested in the yogurt when I was studying in America, it has become commonplace. From there I see an opportunity, in Indonesia there is no," Donny said when met in Jakarta, some time ago. Accounting and marketing graduates were admitted while in the U.S. he was very loved / Rozen yogurt while hanging out with her friends. One time, when the mother was there, he also served yogurt. From there the blaze was an idea to spread the joy to eat yogurt in Indonesia.
Dreams become entrepreneurs, following in the footsteps of his father, makes Donny began building creative idea. It's not as easy as he imagined, and to realize his dreams it takes hard work. "Many are skeptical that this yogurt could become a popular food in Indonesia. But I remain convinced that if a moment not just a trend, as well as a lifestyle," said Donny optimistic.
The choice to move in the market that he created his own sort of success. Sour Sally's name and the concept of decoration that their favorite magazine tongkrongan young people today. At least that was proven with several outlets that spread in Jakarta, Bandung, Surabaya and Denpasar. For the middle to lower, Donny also make a special booth.
Found after the release of its newest product, Donny was so active and aggressive. Himself also so smoothly to reveal a number of new ideas that has always been innovation, which in his eyes would become the new land along with Sour Sally.
Source: ral/L-3 - bataviase.co.id
See also:
Ice cream
Hanamasa
"At first because I was interested in the yogurt when I was studying in America, it has become commonplace. From there I see an opportunity, in Indonesia there is no," Donny said when met in Jakarta, some time ago. Accounting and marketing graduates were admitted while in the U.S. he was very loved / Rozen yogurt while hanging out with her friends. One time, when the mother was there, he also served yogurt. From there the blaze was an idea to spread the joy to eat yogurt in Indonesia.
Dreams become entrepreneurs, following in the footsteps of his father, makes Donny began building creative idea. It's not as easy as he imagined, and to realize his dreams it takes hard work. "Many are skeptical that this yogurt could become a popular food in Indonesia. But I remain convinced that if a moment not just a trend, as well as a lifestyle," said Donny optimistic.
The choice to move in the market that he created his own sort of success. Sour Sally's name and the concept of decoration that their favorite magazine tongkrongan young people today. At least that was proven with several outlets that spread in Jakarta, Bandung, Surabaya and Denpasar. For the middle to lower, Donny also make a special booth.
Found after the release of its newest product, Donny was so active and aggressive. Himself also so smoothly to reveal a number of new ideas that has always been innovation, which in his eyes would become the new land along with Sour Sally.
Source: ral/L-3 - bataviase.co.id
See also:
Ice cream
Hanamasa
Dim Sum yang beragam
Dim Sum menjadi menu yang dijagokan resto fast food oriental, Oenpao, mengingat awal mula resto ini berasal dari kedai dim sum yang berlokasi di kawasan Bumi Serpong Damai. Nama Oenpao pun akhirannya diambil dari kata ”bakpao”.
Dim sum yang disajikan jenisnya beragam. Cobalah hakkau oleh Anda yang menyukai udang. Udangnya sangat garing ketika dikunyah. Ada pula smoked beef and cheese. Dari namanya sudah ketahuan ini adalah dim sum isi daging dan keju yang spesial. Daging dan kejunya diselipkan tepat di tengah-tengah. Lainnya ada fried crab dumpling, lumpia ayam, lumpia udang, dan udang mayones.
Menariknya, ada mini pao sweet yang menawarkan isi keju, kacang merah, pandan, kacang hijau, cokelat, dan susu. Cocok bagi penyuka dim sum yang mungkin sudah jenuh dengan isi dim sum seafood atau daging.
Oenpao juga menyediakan aneka bubur. Oenpao spesial adalah bubur dengan isi bebek dan ayam panggang ditambah ayam char siew. Boleh pula mencicipi bubur seafood yang terdiri atas daging ikan kakap, cumi, bakso ikan, dan udang.
Bila ingin menikmati hidangan ”berat”, pilih saja nasi hainan di antara sajian menu yang ada. Ada nasi hainan mix grill yang berupa daging bebek dan ayam panggang, ayam char siew, dan pok choy. Nasi yang agak kecokelatan ini pulen dan mempunyai taste tersendiri. Potongan daging ayam dan bebek yang disediakan dalam satu porsi, juga lumayan banyak.
Nasi ini dihidangkan dengan semangkuk kuah dan tiga jenis pilihan sambal. Ada sambal botol, plum sauce, dan sambal Oenpao yang terbuat dari cabai kering dengan minyak khusus. Jangan kira sambal ini tidak pedas. Yang membuat pedas justru minyaknya. Acara makan pun bisa semakin bergairah.
Ada lagi nasi hainan ayam jamur tausi. Nasi ini disajikan dengan bumbu tauco. Menu lainnya, terdapat nasi bebek spesial dan nasi hainan pangsit shanghai.
Masakan Asia kurang lengkap tanpa hidangan mi. Pilihan menu mi yang bisa Anda nikmati di sini antara lain mi pangsit shanghai. Ukuran mi ini kecil-kecil, tidak seperti mi pada umumnya. Dalam satu mangkuk, di samping ayam dan daun pok choy, ada pula dua buah pangsit shanghai yang memiliki isi. Char siew wonton noodle merupakan menu mi lain yang ditawarkan.
Juga ada deretan sup dan kari. Sebut saja tom yam noodle soup yang porsinya cukup besar. Chicken curry noodle, wonton soup, dan swekiau kuah adalah menu lainnya. Yang terakhir ini merupakan kulit pangsit dengan daging ayam.
Di musim penghujan ini, untuk menghangatkan tubuh, Anda bisa memesan seafood curry noodle. Mi yang lagi-lagi porsinya cukup banyak dan kaya akan seafood ini enak disantap selagi hangat. Dijamin sangat segar.
Masih bernuansa hidangan laut, Anda bisa mencoba bubur oenpao spesial. Ayam char siew, tofu, cumi, udang, dan jamur akan menemani acara bersantap Anda. Jangan lupa menambahkan kulit pangsit, tongcay, dan irisan daging ayam yang juga disediakan. Tambahkan sambal jika ingin agak pedas.
Jangan lewatkan pula kesempatan menjajal ceker ayam yang menjadi favorit para tamu. Dalam satu porsi disediakan tiga buah ceker. Jika merasa kurang, tinggal angkat tangan Anda dan panggillah pelayan. Sebab, rasanya seporsi memang belum cukup untuk menuntaskan rasa puas dan penasaran Anda.
Menemani makanan, ada pilihan minuman di antaranya aneka jus, shake, dan smoothies. Ada pula teh tarik. Jika ingin yang hangat dan tidak manis, pesanlah teh tawar. Teh ini merupakan teh China dan yang pasti rasanya berbeda dengan teh tawar kebanyakan. Penasaran bukan? Datang saja langsung ke resto ini!
Sumber : Koran SI/Koran SI/ftr - okefood
Lihat juga :
Wine
Hanamasa
Dim sum yang disajikan jenisnya beragam. Cobalah hakkau oleh Anda yang menyukai udang. Udangnya sangat garing ketika dikunyah. Ada pula smoked beef and cheese. Dari namanya sudah ketahuan ini adalah dim sum isi daging dan keju yang spesial. Daging dan kejunya diselipkan tepat di tengah-tengah. Lainnya ada fried crab dumpling, lumpia ayam, lumpia udang, dan udang mayones.
Menariknya, ada mini pao sweet yang menawarkan isi keju, kacang merah, pandan, kacang hijau, cokelat, dan susu. Cocok bagi penyuka dim sum yang mungkin sudah jenuh dengan isi dim sum seafood atau daging.
Oenpao juga menyediakan aneka bubur. Oenpao spesial adalah bubur dengan isi bebek dan ayam panggang ditambah ayam char siew. Boleh pula mencicipi bubur seafood yang terdiri atas daging ikan kakap, cumi, bakso ikan, dan udang.
Bila ingin menikmati hidangan ”berat”, pilih saja nasi hainan di antara sajian menu yang ada. Ada nasi hainan mix grill yang berupa daging bebek dan ayam panggang, ayam char siew, dan pok choy. Nasi yang agak kecokelatan ini pulen dan mempunyai taste tersendiri. Potongan daging ayam dan bebek yang disediakan dalam satu porsi, juga lumayan banyak.
Nasi ini dihidangkan dengan semangkuk kuah dan tiga jenis pilihan sambal. Ada sambal botol, plum sauce, dan sambal Oenpao yang terbuat dari cabai kering dengan minyak khusus. Jangan kira sambal ini tidak pedas. Yang membuat pedas justru minyaknya. Acara makan pun bisa semakin bergairah.
Ada lagi nasi hainan ayam jamur tausi. Nasi ini disajikan dengan bumbu tauco. Menu lainnya, terdapat nasi bebek spesial dan nasi hainan pangsit shanghai.
Masakan Asia kurang lengkap tanpa hidangan mi. Pilihan menu mi yang bisa Anda nikmati di sini antara lain mi pangsit shanghai. Ukuran mi ini kecil-kecil, tidak seperti mi pada umumnya. Dalam satu mangkuk, di samping ayam dan daun pok choy, ada pula dua buah pangsit shanghai yang memiliki isi. Char siew wonton noodle merupakan menu mi lain yang ditawarkan.
Juga ada deretan sup dan kari. Sebut saja tom yam noodle soup yang porsinya cukup besar. Chicken curry noodle, wonton soup, dan swekiau kuah adalah menu lainnya. Yang terakhir ini merupakan kulit pangsit dengan daging ayam.
Di musim penghujan ini, untuk menghangatkan tubuh, Anda bisa memesan seafood curry noodle. Mi yang lagi-lagi porsinya cukup banyak dan kaya akan seafood ini enak disantap selagi hangat. Dijamin sangat segar.
Masih bernuansa hidangan laut, Anda bisa mencoba bubur oenpao spesial. Ayam char siew, tofu, cumi, udang, dan jamur akan menemani acara bersantap Anda. Jangan lupa menambahkan kulit pangsit, tongcay, dan irisan daging ayam yang juga disediakan. Tambahkan sambal jika ingin agak pedas.
Jangan lewatkan pula kesempatan menjajal ceker ayam yang menjadi favorit para tamu. Dalam satu porsi disediakan tiga buah ceker. Jika merasa kurang, tinggal angkat tangan Anda dan panggillah pelayan. Sebab, rasanya seporsi memang belum cukup untuk menuntaskan rasa puas dan penasaran Anda.
Menemani makanan, ada pilihan minuman di antaranya aneka jus, shake, dan smoothies. Ada pula teh tarik. Jika ingin yang hangat dan tidak manis, pesanlah teh tawar. Teh ini merupakan teh China dan yang pasti rasanya berbeda dengan teh tawar kebanyakan. Penasaran bukan? Datang saja langsung ke resto ini!
Sumber : Koran SI/Koran SI/ftr - okefood
Lihat juga :
Wine
Hanamasa
Minggu, 21 November 2010
MengAbuba Steak
Abuba Steak adalah salah satu tempat makan steak yang nge-top dan ramai dikunjungi di Jakarta. Outlet pertamanya adalah yang terletak di Jalan Cipete Raya, kemudian disusul dengan outlet-outlet berikutnya di daerah Kelapa Gading, Pluit Indah Raya dan Wahid Hasyim Jakarta dan segera akan menyusul di Bandung yang menurut kabarnya akan dibuka tanggal 1 Mei 2008. Alamatnya di Jalan Prabudi Muntur No 12 (Dago Area), Bandung.
Yang saya ingin ceritakan adalah perubahan tampilan outlet yang terletak di Jalan Cipete Raya. Abuba yang sekarang sudah pindah lokasi, dari tempat yang penuh dengan asap (kata orang-orang) dan parkiran yang susah tapi tetap saja ramai (kata orang-orang lagi) ke tempat yang lebih nyaman dan interior masa kini (ini bukan kata orang, tapi kata saya). Lokasinya masih di Jalan Cipete Raya. Soal parkiran gak usah kuatir, apalagi soal tempat duduk (buanyak banget). Mau yang saling tatap-tatapan ada, mau yang lagi 'musuhan' dan duduk berdampingan saja dengan pembatas meja juga ada.
Menu yang disajikan masih sama. Mulai dari steak daging lokal hingga steak daging impor, ada juga steak ayam, steak salmon, steak kakap, grill sosis, grill beef burger dan steak daging goreng. Bagi yang gak doyan makan kentang jangan kuatir tersedia juga nasi putih. Harga steak berkisar dari Rp 32,000.- sampai Rp 80,000.- Ada juga menu yang sekarang lagi nge-trend yaitu daging Wagyu Australia yang dijual sekitar Rp 135,000.-
Minuman mulai dari air mineral, soft drink, hingga milo dan lemonade. Teh hangat juga gak ketinggalan. Harga minuman dari Rp 1,000.- sampai Rp 7,000.- Semua harga di atas belum termasuk Ppn 10 %.
Sumber : Meidy - wikimu.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
Yang saya ingin ceritakan adalah perubahan tampilan outlet yang terletak di Jalan Cipete Raya. Abuba yang sekarang sudah pindah lokasi, dari tempat yang penuh dengan asap (kata orang-orang) dan parkiran yang susah tapi tetap saja ramai (kata orang-orang lagi) ke tempat yang lebih nyaman dan interior masa kini (ini bukan kata orang, tapi kata saya). Lokasinya masih di Jalan Cipete Raya. Soal parkiran gak usah kuatir, apalagi soal tempat duduk (buanyak banget). Mau yang saling tatap-tatapan ada, mau yang lagi 'musuhan' dan duduk berdampingan saja dengan pembatas meja juga ada.
Menu yang disajikan masih sama. Mulai dari steak daging lokal hingga steak daging impor, ada juga steak ayam, steak salmon, steak kakap, grill sosis, grill beef burger dan steak daging goreng. Bagi yang gak doyan makan kentang jangan kuatir tersedia juga nasi putih. Harga steak berkisar dari Rp 32,000.- sampai Rp 80,000.- Ada juga menu yang sekarang lagi nge-trend yaitu daging Wagyu Australia yang dijual sekitar Rp 135,000.-
Minuman mulai dari air mineral, soft drink, hingga milo dan lemonade. Teh hangat juga gak ketinggalan. Harga minuman dari Rp 1,000.- sampai Rp 7,000.- Semua harga di atas belum termasuk Ppn 10 %.
Sumber : Meidy - wikimu.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
Gurihnya Soto Banjar
Kuah kekuningan yang mengepul panas menebarkan aroma wangi rempah yang sedap. Racikan Soto ayam ini benar-benar gurih enak. Rasa kaldu yang kuat dan irisan telur bebek rebus yang kenyal-kenyal gurih membuat soto ini makin sempurna sebagai soto Banjar!
Berulang kali melintasi Jl. Pajajaran Bogor warung soto Banjar ini selalu menggoda selera. Hampir tak pernah sepi pengunjung dan kenangan akan rasa gurih yang enak membuat saya selalu ingin mampir lagi. Seperti siang itu saat gerimis mulai turun, semangkok soto Banjar yang hangat mengepulpun jadi target utama saya.
Ternyata setelah memesan soto Banjar saya masih tergoda dengan tampilan ketupat Kandangan yang unik. Ketupat ini memakai ikan haruan bakar dengan siraman kuah gurih yang enak. Hmm.. .jadilah ketupat Kandangan plus nasi kuning Banjar pun saya pesan untuk menumpas kangen masakan Kalimantan Selatan!
Kuah soto yang mengepul panas menebarkan aroma kapulaga dan kayu manis yang semerbak. Wuiih wangi benar! Kuahnya bening kecokelatan dengan suun dan cincangan daun bawang plus suwiran daging ayam sebagai isiannya. Yang menarik justru potongan telur rebusnya yang oranye menyala dan putih telur yang agak transparan.
Hirupan pertama terasa tonjokan bumbu rempah yang kompak dan gurih wangi. Pastinya bumbunya tidak pelit. Telur rebuspun terasa kenyal-kenyal gurih karena memakai telur bebek rebus. Setelah dikucuri sedikit air jeruk nipis dan diaduk dengan sambal rawit, wah... rasanya makin gurih pedas segar!
Ketupat Kandangan yang diberi nama sesuai dengan daerah asalnya Kandangan ini sebenarnya sangat sederhana. Namun, justru dua elemen utama racikan ketupat ini yang unik. Pertama ketupat khas Kandangan yang besar dan gendut. Tak seperti ketupat umumnya yang padat lembut, ketupat Kandangan justru agak pera, butiran nasinya masih bisa terlacak dan mudah dimemarkan.
Yang kedua adalah si ikan haruan alias ikan gabus yang diasap atau dipanggang memiliki tekstur kenyal kokoh dan gurih rasanya. Tentu saja dengan aroma wangi asap yang sedap. Kuahnya berupa kuah santan dengan aroma bawang, merica, ketumbar dan serai yang wangi.
Rasa kuahnya gurih-gurih enak. Untuk menyantap ketupat ini, ketupat dimemarkan dengan sendok hingga buyar dan menyatu dengan kuah santan plus ikan haruan yang wangi. Setelah itu butiran nasi yang terendam kuah menjadi makin enak. Apalagi jika diaduk dengan sedikit sambal yang kemerahan. Hmm... racikan ketupat Kandangan ini benar-benar mengobati kangen saya.
Nasi kuning Banjar juga disajikan dengan sederhana. Lauknya bisa dipilih ayam, daging, ikan haruan atau telur bebek. Tampilannya memang seperti nasi kuning umumnya dan ayam masak habang yang jadi lauknya memang diselimuti sambal yang kental merah agak kehitaman.
Saat dikunyah barulah terasa kalau nasi kuning ini agak pera tetapi lebih gurih dari nasi kuning yang biasa. Hmm.. pastinya karena memakai santan yang kental. Bumbu habangnya tidak terasa pedas tetapi justru manis dengan aksen asam yang enak. Pas dipadu dengan gurih wanginya nasi kuning.
Di rumah makan ini juga tersedia beragam kain tradisional Kalimantan seperti sasirangan dan lampit (tikar dari anyaman kulit rotan). Juga bisa dipesan beragam jenis penganan khas Banjar seperti amparan tatak, bika banjar, dan madu hutan Kalimantan.
Sepertinya saya bakal sering mampir ke warung ini. Selain cita rasanya masih kental Banjar, harga makanannya juga tidak terlalu mahal. Seporsi Soto Banjar dihargai Rp 14.000,00, Nasi Kuning Ayam Rp 14.000,00 dan Ketupat Kandangan Rp 17.000,00. Tak berlebihan untuk sebuah kenikmati daerah yang unik!
Sumber : Dev / Odilia Winneke - detikFood
Lihat juga:
Sate
Hanamasa
Berulang kali melintasi Jl. Pajajaran Bogor warung soto Banjar ini selalu menggoda selera. Hampir tak pernah sepi pengunjung dan kenangan akan rasa gurih yang enak membuat saya selalu ingin mampir lagi. Seperti siang itu saat gerimis mulai turun, semangkok soto Banjar yang hangat mengepulpun jadi target utama saya.
Ternyata setelah memesan soto Banjar saya masih tergoda dengan tampilan ketupat Kandangan yang unik. Ketupat ini memakai ikan haruan bakar dengan siraman kuah gurih yang enak. Hmm.. .jadilah ketupat Kandangan plus nasi kuning Banjar pun saya pesan untuk menumpas kangen masakan Kalimantan Selatan!
Kuah soto yang mengepul panas menebarkan aroma kapulaga dan kayu manis yang semerbak. Wuiih wangi benar! Kuahnya bening kecokelatan dengan suun dan cincangan daun bawang plus suwiran daging ayam sebagai isiannya. Yang menarik justru potongan telur rebusnya yang oranye menyala dan putih telur yang agak transparan.
Hirupan pertama terasa tonjokan bumbu rempah yang kompak dan gurih wangi. Pastinya bumbunya tidak pelit. Telur rebuspun terasa kenyal-kenyal gurih karena memakai telur bebek rebus. Setelah dikucuri sedikit air jeruk nipis dan diaduk dengan sambal rawit, wah... rasanya makin gurih pedas segar!
Ketupat Kandangan yang diberi nama sesuai dengan daerah asalnya Kandangan ini sebenarnya sangat sederhana. Namun, justru dua elemen utama racikan ketupat ini yang unik. Pertama ketupat khas Kandangan yang besar dan gendut. Tak seperti ketupat umumnya yang padat lembut, ketupat Kandangan justru agak pera, butiran nasinya masih bisa terlacak dan mudah dimemarkan.
Yang kedua adalah si ikan haruan alias ikan gabus yang diasap atau dipanggang memiliki tekstur kenyal kokoh dan gurih rasanya. Tentu saja dengan aroma wangi asap yang sedap. Kuahnya berupa kuah santan dengan aroma bawang, merica, ketumbar dan serai yang wangi.
Rasa kuahnya gurih-gurih enak. Untuk menyantap ketupat ini, ketupat dimemarkan dengan sendok hingga buyar dan menyatu dengan kuah santan plus ikan haruan yang wangi. Setelah itu butiran nasi yang terendam kuah menjadi makin enak. Apalagi jika diaduk dengan sedikit sambal yang kemerahan. Hmm... racikan ketupat Kandangan ini benar-benar mengobati kangen saya.
Nasi kuning Banjar juga disajikan dengan sederhana. Lauknya bisa dipilih ayam, daging, ikan haruan atau telur bebek. Tampilannya memang seperti nasi kuning umumnya dan ayam masak habang yang jadi lauknya memang diselimuti sambal yang kental merah agak kehitaman.
Saat dikunyah barulah terasa kalau nasi kuning ini agak pera tetapi lebih gurih dari nasi kuning yang biasa. Hmm.. pastinya karena memakai santan yang kental. Bumbu habangnya tidak terasa pedas tetapi justru manis dengan aksen asam yang enak. Pas dipadu dengan gurih wanginya nasi kuning.
Di rumah makan ini juga tersedia beragam kain tradisional Kalimantan seperti sasirangan dan lampit (tikar dari anyaman kulit rotan). Juga bisa dipesan beragam jenis penganan khas Banjar seperti amparan tatak, bika banjar, dan madu hutan Kalimantan.
Sepertinya saya bakal sering mampir ke warung ini. Selain cita rasanya masih kental Banjar, harga makanannya juga tidak terlalu mahal. Seporsi Soto Banjar dihargai Rp 14.000,00, Nasi Kuning Ayam Rp 14.000,00 dan Ketupat Kandangan Rp 17.000,00. Tak berlebihan untuk sebuah kenikmati daerah yang unik!
Sumber : Dev / Odilia Winneke - detikFood
Lihat juga:
Sate
Hanamasa
Morgan Hill
Toko Ice cream yang satu ini berada di 20 mil sebelah selatan bukit Silicon, Morgan Hill. Usaha ini dimulai dari resep Ice cream sederhana, saat ini telah berkembang dengan ragam variasi yang menggoda.
Semua Ice cream - nya selalu baru dan segar, bebas pewarna buatan dan disajikan dalam kemasan wadah yang mudah dibawa kemana-mana.
Coconut Almond Joy, jenis Ice cream yang satu ini paling populer. Ice cream rasa kelapa ini dicampur dengan almond dari California, parutan kelapa dan susu coklat. Brazilian Coffee, bahan dasar Ice cream rasa kopi ini diambil dari 100% biji kopi Amerika Selatan, dicampur dengan coklat hitam yang eksotik, susu coklat dan taburan coffee flakes. Bananas Foster sangat cocok bagi penggemar pisang. Ice cream pisang ini dipadu dengan karamel, krim dan gula.
Vanila Chip Peanut Butter Swirl, rasa vanilanya yang menawan dipadu dengan selai kacang Reese dan susu coklat nikmat. Caramel Butter Pecan, cita rasa unik dari kemiri dicampur dengan Ice cream dan saus karamel yang manis menjadikan Ice cream ini mendapat angka sempurna. Winter Mint Chip, dingin menyegarkan, itulah rasa yang Anda dapatkan ketika di lidah Anda meleleh Ice cream jenis ini. Ice cream mint ini disajikan dengan banyak serpihan coklat hitam.
Anda penggemar berat makanan yang bernama coklat? Maka Ice cream yang satu ini cocok bagi Anda, Chocolate Fudge Brownie. Ice cream coklat berpadu lembut dengan taburan brownies dan coklat hitam yang lezat. Apple Pie à la mode, nikmatnya Ice cream vanila berpadu dengan segarnya apel, kayu manis, dan serpihan pie, seperti makan pai apel dalam Ice cream. Vanilla Reserve adalah Ice cream vanila klasik yang dibuat dari krim murni berpadu dengan biji vanila Madagaskar.
Selain Ice cream ada permen dengan rasa memabukkan, Bordeaux Candy terbuat dari campuran krim ala Irlandia, kopi dan coklat. Chocolate Truffle, coklat lezat ini dibuat dari kokoa Prancis kualitas terbaik,rasanya akan benar-benar memanjakan lidah Anda. Sorbet aneka rasa dan rendah lemakpun tersedia di sini, tersedia dengan pilihan mangga, lemon, plum, dan lain-lain. (kapanlagi.com - Jakarta City Directory)
Lihat juga :
Sour Sally
Burger King
Semua Ice cream - nya selalu baru dan segar, bebas pewarna buatan dan disajikan dalam kemasan wadah yang mudah dibawa kemana-mana.
Coconut Almond Joy, jenis Ice cream yang satu ini paling populer. Ice cream rasa kelapa ini dicampur dengan almond dari California, parutan kelapa dan susu coklat. Brazilian Coffee, bahan dasar Ice cream rasa kopi ini diambil dari 100% biji kopi Amerika Selatan, dicampur dengan coklat hitam yang eksotik, susu coklat dan taburan coffee flakes. Bananas Foster sangat cocok bagi penggemar pisang. Ice cream pisang ini dipadu dengan karamel, krim dan gula.
Vanila Chip Peanut Butter Swirl, rasa vanilanya yang menawan dipadu dengan selai kacang Reese dan susu coklat nikmat. Caramel Butter Pecan, cita rasa unik dari kemiri dicampur dengan Ice cream dan saus karamel yang manis menjadikan Ice cream ini mendapat angka sempurna. Winter Mint Chip, dingin menyegarkan, itulah rasa yang Anda dapatkan ketika di lidah Anda meleleh Ice cream jenis ini. Ice cream mint ini disajikan dengan banyak serpihan coklat hitam.
Anda penggemar berat makanan yang bernama coklat? Maka Ice cream yang satu ini cocok bagi Anda, Chocolate Fudge Brownie. Ice cream coklat berpadu lembut dengan taburan brownies dan coklat hitam yang lezat. Apple Pie à la mode, nikmatnya Ice cream vanila berpadu dengan segarnya apel, kayu manis, dan serpihan pie, seperti makan pai apel dalam Ice cream. Vanilla Reserve adalah Ice cream vanila klasik yang dibuat dari krim murni berpadu dengan biji vanila Madagaskar.
Selain Ice cream ada permen dengan rasa memabukkan, Bordeaux Candy terbuat dari campuran krim ala Irlandia, kopi dan coklat. Chocolate Truffle, coklat lezat ini dibuat dari kokoa Prancis kualitas terbaik,rasanya akan benar-benar memanjakan lidah Anda. Sorbet aneka rasa dan rendah lemakpun tersedia di sini, tersedia dengan pilihan mangga, lemon, plum, dan lain-lain. (kapanlagi.com - Jakarta City Directory)
Lihat juga :
Sour Sally
Burger King
Senin, 15 November 2010
Cake isi Ice cream
Gak sengaja nemuin resep unik ini, Cake isi Ice cream hemmm... kayaknya enak nih. Abisnya saya suka banget ma Ice cream. Yawda saya ambil aja resepnya dari kompas buat referensi, kali aja besok-besok mo bikin. Dari tampilannya sih uenak banget tuh, apalagi makannya pas siang-siang gini. Mo tau cara bikinnya??
Bahan Cake:
4 btr telur
150 gr gula pasir
125 gr tepung self raising flour
3 sdm cokelat bubuk
50 gr margarin cair
1 ltr Ice cream vanili
Saus Cokelat:
100 gr dark cooking chocolate
1 sdm mentega
4 sdm krim kental
Cara membuat:
Kocok telur dan gula sampai putih dan mengembang. Masukkan campuran tepung terigu dan cokelat sambil diayak sampai rata. Terakhir, masukkan margarin cair, aduk rata.
Tuang adonan ke dalam loyang berlubang di tengah dan berdiameter 24 cm yang sudah diolesi margarin dan ditaburi tepung terigu. Ratakan.
*Panggang dalam oven panas bersuhu 180 derajat Celsius selama 30 menit sampai matang. Sisihkan hingga dingin.
*Keluarkan cake dari loyang, potong melintang setinggi 1,5 cm dari bagian bawah. Angkat cake, keruk bagian tengahnya sedalam 1 cm hingga membentuk lubang. Sisihkan.
* Keluarkan Ice cream dari freezer, kocok sebentar hingga agak meleleh. Letakkan di atas cake, tutup dengan sisa cake. Bungkus dengan plastik.
* Simpan dalam freezer selama 2 jam. Keluarkan.
* Potong-potong cake, sajikan bersama saus cokelat. (azk4.com)
Lihat juga :
Sate
Sushi
Bahan Cake:
4 btr telur
150 gr gula pasir
125 gr tepung self raising flour
3 sdm cokelat bubuk
50 gr margarin cair
1 ltr Ice cream vanili
Saus Cokelat:
100 gr dark cooking chocolate
1 sdm mentega
4 sdm krim kental
Cara membuat:
Kocok telur dan gula sampai putih dan mengembang. Masukkan campuran tepung terigu dan cokelat sambil diayak sampai rata. Terakhir, masukkan margarin cair, aduk rata.
Tuang adonan ke dalam loyang berlubang di tengah dan berdiameter 24 cm yang sudah diolesi margarin dan ditaburi tepung terigu. Ratakan.
*Panggang dalam oven panas bersuhu 180 derajat Celsius selama 30 menit sampai matang. Sisihkan hingga dingin.
*Keluarkan cake dari loyang, potong melintang setinggi 1,5 cm dari bagian bawah. Angkat cake, keruk bagian tengahnya sedalam 1 cm hingga membentuk lubang. Sisihkan.
* Keluarkan Ice cream dari freezer, kocok sebentar hingga agak meleleh. Letakkan di atas cake, tutup dengan sisa cake. Bungkus dengan plastik.
* Simpan dalam freezer selama 2 jam. Keluarkan.
* Potong-potong cake, sajikan bersama saus cokelat. (azk4.com)
Lihat juga :
Sate
Sushi
Cowboys Steak & Koktail
Cowboys Steak & Koktail adalah salah satu steakhouses utama Praha, yang menyajikan hidangan dan anggur yang sangat baik baik di Kota Kecil bersejarah (Mala Strana) wilayah kota.
Cowboys terletak di ruang bawah tanah luas abad ke-17. pencahayaan Pintar dan cermin besar mengeluarkan kontur dalam terkena batu bata, sedangkan kulit dan kulit sapi pelapis menyediakan tempat duduk yang nyaman di lingkungan, rencana modern terbuka.
Cowboys fitur menu halus potongan daging didatangkan dari Uruguay, Brasil dan Amerika Serikat.
Starter termasuk udang windu, gurita panggang dan strip ayam renyah. Di antara makanan penutup yang cheesecake buatan sendiri baik Amerika dan fondants coklat.
Daftar anggur yang luas, dan mencakup sejumlah anggur internasional yang mahal. Meskipun, ada beberapa anggur Ceko lezat di ujung bawah juga. Apa pun yang Anda memesan harus baik - Cowboys memiliki pembeli anggur tersendiri.
Suasana di Cowboys adalah santai. Lagu-lagu latar belakang tetap rendah untuk memungkinkan percakapan. Ada juga sebuah bar cocktail di rumah, yang akan hidup di akhir pekan. Ini sangat ideal untuk minum sebelum atau setelah makan malam, dengan berbagai koktail dan tembakan untuk memilih dari.
Dari April sampai September tamu dapat bersantap di teras atap dipanaskan, yang menawarkan pemandangan panorama yang luar biasa dari Praha. Hal ini membuat Cowboys berhenti baik untuk makan siang setelah kunjungan ke Prague Castle, atau untuk makan malam untuk mengagumi keindahan Praha sebagai gulungan senja dan lampu-lampu kota up. Untuk malam dingin, teras memiliki luas konservatori dipanaskan.
Cowboys merupakan restoran yang baik dan layak dikunjungi bahkan untuk mereka yang tidak tinggal di daerah Kota Kecil. Ini adalah sepuluh menit berjalan kaki dari Charles Bridge Facebook jalan Nerudova, ke arah Prague Castle.
Cowboys lebih dari Steakhouse. Menu ini bervariasi dan menarik bagi kelompok semua selera dan usia, untuk liburan dan untuk bisnis. Dalam bulan-bulan hangat teras atap menambahkan dimensi lain. Ini adalah tempat yang bagus untuk kelompok mendapatkan-bersama. Advance pemesanan sangat penting. (Pragueexperience.com)
Lihat juga:
Hanamasa
Soto
Cowboys terletak di ruang bawah tanah luas abad ke-17. pencahayaan Pintar dan cermin besar mengeluarkan kontur dalam terkena batu bata, sedangkan kulit dan kulit sapi pelapis menyediakan tempat duduk yang nyaman di lingkungan, rencana modern terbuka.
Cowboys fitur menu halus potongan daging didatangkan dari Uruguay, Brasil dan Amerika Serikat.
Starter termasuk udang windu, gurita panggang dan strip ayam renyah. Di antara makanan penutup yang cheesecake buatan sendiri baik Amerika dan fondants coklat.
Daftar anggur yang luas, dan mencakup sejumlah anggur internasional yang mahal. Meskipun, ada beberapa anggur Ceko lezat di ujung bawah juga. Apa pun yang Anda memesan harus baik - Cowboys memiliki pembeli anggur tersendiri.
Suasana di Cowboys adalah santai. Lagu-lagu latar belakang tetap rendah untuk memungkinkan percakapan. Ada juga sebuah bar cocktail di rumah, yang akan hidup di akhir pekan. Ini sangat ideal untuk minum sebelum atau setelah makan malam, dengan berbagai koktail dan tembakan untuk memilih dari.
Dari April sampai September tamu dapat bersantap di teras atap dipanaskan, yang menawarkan pemandangan panorama yang luar biasa dari Praha. Hal ini membuat Cowboys berhenti baik untuk makan siang setelah kunjungan ke Prague Castle, atau untuk makan malam untuk mengagumi keindahan Praha sebagai gulungan senja dan lampu-lampu kota up. Untuk malam dingin, teras memiliki luas konservatori dipanaskan.
Cowboys merupakan restoran yang baik dan layak dikunjungi bahkan untuk mereka yang tidak tinggal di daerah Kota Kecil. Ini adalah sepuluh menit berjalan kaki dari Charles Bridge Facebook jalan Nerudova, ke arah Prague Castle.
Cowboys lebih dari Steakhouse. Menu ini bervariasi dan menarik bagi kelompok semua selera dan usia, untuk liburan dan untuk bisnis. Dalam bulan-bulan hangat teras atap menambahkan dimensi lain. Ini adalah tempat yang bagus untuk kelompok mendapatkan-bersama. Advance pemesanan sangat penting. (Pragueexperience.com)
Lihat juga:
Hanamasa
Soto
3 Dim Sum ala Naomi Molukas
Dahulu kala Dim Sum disajikan hanya untuk teman minum teh pagi hingga siang hari. Bahkan penyajiannya hanya dibatasi hingga pukul 15.00. Namun dalam perkembangannya dim sum bisa dinikmati kapan saja.
Realitas ini pula yang membuat Lea Naomi Risamasu atau kerap disapa Naomi Molukas memberanikan diri membuat kedai dim sum dengan nama 3 Dim Sum. Kedai ini dibuatnya bersama seorang rekannya Angga Kusuma Wijaya di kawasan Mid point, Senayan, Jakarta Selatan.Persiapan uncuk membuka tempat usahanya ini memang tergolong singkat. Hanya dalam waktu sebulan dia mempersiapkan semuanya. Apalagi, pemilihan tempat berawal saat dia sering nongkrong di kawasan tersebut. Kala itu dia melihat di tempat itu selalu banyak orang yang datang hanya sekadar ngobrol dan minum
"Akhirnya saya melihat ada satu konter kosong dan saya membuat suatu usaha makanan yang tujuannya sebagai teman ngobrol-ngobrol mereka yang nongkrong," ucapnya.Untuk semua bahan-bahan dim sum. mcnurut Naomi, pihaknya melakukan kerja sama dengan supplier. Ia mengambil semua bahan yang telah jadi untuk dijualnya. Suplier yang dijadikan rekanannya berasal dari kawasan Kedoya Jakarta Barat.Naomi menambahkan, usahanya ini memang sekadar tambahan saja. Namun tidak menutup kemungkinan dengan berjalannya waktu dia berharap usahanya akan berkembang dan mempunyai cabang.Setidaknya ada 16 menu yang ditawarkan di kedainya yang relatif masih sederhana. Walaupun sederhana Naomi sangat meyakini tempatnya ini dilirik banyak orang.
Apalagi, sasarannya orang-orang yang datang sekadar nongkrong atau meeting di tempat itu."Kalau orang meeting atau nongkrong biasanya tidak membutuhkan makanan berat. Jadi aku menawarkan cemilan atau menu ringan yang lezat," ungkapnya.Kedai 3Dim Sum memang tidak menyediakan banyak tempat duduk. Kendati demikian enam pekerjanya mempunyai kemahiran professional dalam menyajikan dan menghidangkan dim sum. Terbukti walaupun baru buka tidak lebih dari dua pekan. pelanggan yang datang sudah terbilang lumayan. Setiap harinya kedai ini mampu menjual tidak kurang dari 20 porsi? item yang ada.
Kesusksesan usahanya ini bukan hanya semata faktor tempat yang sangat strategis. Namun juga harga yang ditawarkan relatif terjangkau. Untuk semua porsi yang ditawarkan dibandrol dengan harga Rpl2.000. Semua menu tersebut bisa dikatakan halal dan rasanya sangat lezat. Kedai ini sendiri mulai buka dari pukul 13.00 hingga 24.00.Selain melayani pembeli yang langsung menikmati langsung ditempat. Kedai 3Dim Sum juga melayani pesanan antar dalam bentuk catering. (bataviase.co.id)
Lihat juga :
Burger King
Sour Sally
Realitas ini pula yang membuat Lea Naomi Risamasu atau kerap disapa Naomi Molukas memberanikan diri membuat kedai dim sum dengan nama 3 Dim Sum. Kedai ini dibuatnya bersama seorang rekannya Angga Kusuma Wijaya di kawasan Mid point, Senayan, Jakarta Selatan.Persiapan uncuk membuka tempat usahanya ini memang tergolong singkat. Hanya dalam waktu sebulan dia mempersiapkan semuanya. Apalagi, pemilihan tempat berawal saat dia sering nongkrong di kawasan tersebut. Kala itu dia melihat di tempat itu selalu banyak orang yang datang hanya sekadar ngobrol dan minum
"Akhirnya saya melihat ada satu konter kosong dan saya membuat suatu usaha makanan yang tujuannya sebagai teman ngobrol-ngobrol mereka yang nongkrong," ucapnya.Untuk semua bahan-bahan dim sum. mcnurut Naomi, pihaknya melakukan kerja sama dengan supplier. Ia mengambil semua bahan yang telah jadi untuk dijualnya. Suplier yang dijadikan rekanannya berasal dari kawasan Kedoya Jakarta Barat.Naomi menambahkan, usahanya ini memang sekadar tambahan saja. Namun tidak menutup kemungkinan dengan berjalannya waktu dia berharap usahanya akan berkembang dan mempunyai cabang.Setidaknya ada 16 menu yang ditawarkan di kedainya yang relatif masih sederhana. Walaupun sederhana Naomi sangat meyakini tempatnya ini dilirik banyak orang.
Apalagi, sasarannya orang-orang yang datang sekadar nongkrong atau meeting di tempat itu."Kalau orang meeting atau nongkrong biasanya tidak membutuhkan makanan berat. Jadi aku menawarkan cemilan atau menu ringan yang lezat," ungkapnya.Kedai 3Dim Sum memang tidak menyediakan banyak tempat duduk. Kendati demikian enam pekerjanya mempunyai kemahiran professional dalam menyajikan dan menghidangkan dim sum. Terbukti walaupun baru buka tidak lebih dari dua pekan. pelanggan yang datang sudah terbilang lumayan. Setiap harinya kedai ini mampu menjual tidak kurang dari 20 porsi? item yang ada.
Kesusksesan usahanya ini bukan hanya semata faktor tempat yang sangat strategis. Namun juga harga yang ditawarkan relatif terjangkau. Untuk semua porsi yang ditawarkan dibandrol dengan harga Rpl2.000. Semua menu tersebut bisa dikatakan halal dan rasanya sangat lezat. Kedai ini sendiri mulai buka dari pukul 13.00 hingga 24.00.Selain melayani pembeli yang langsung menikmati langsung ditempat. Kedai 3Dim Sum juga melayani pesanan antar dalam bentuk catering. (bataviase.co.id)
Lihat juga :
Burger King
Sour Sally
Langganan:
Komentar (Atom)